Pemkab Tegal Puji Peran Pesantren Lansia Aisyiyah

Sabtu 17-01-2026,09:30 WIB
Reporter : ARS Kuntowibowo
Editor : Adi Mulyadi

SLAWI, radartegal.com – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tegal Endro Nor Susilo menyampaikan apresiasi dan dukungannya pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) Pesantren Lansia Aisyiyah Husnul Khotimah atas peran strategisnya sebagai lembaga berbasis komunitas dalam pelayanan sosial bagi lanjut usia. 

Hal tersebut diungkapkannya saat berlangsung acara Milad Ke-7 LKSLU Pesantren Lansia Aisyiyah Husnul Khotimah Tahun 2026 di Aula Lansia Aisyiyah Slawi, Jumat, 16 Januari 2026 pagi.

Dalam kesempatan ini, Endro menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasinya kepada Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Tegal beserta seluruh pengurus, pengelola, dan relawan pesantren lansia yang telah konsisten memberikan pelayanan, pembinaan, dan pendampingan berkelanjutan bagi para lansia di Kabupaten Tegal.

Menurutnya, lebih dari 51 persen lansia di Kabupaten Tegal masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, mayoritas di sektor pertanian, kehutanan, perikanan, dan sektor informal. Bahkan sekitar 60 persennya masih bekerja minimal 35 jam per minggu.

BACA JUGA:Bupati Tegal Siap Wujudkan Jawa Tengah Sebagai Lumbung Pangan Nasional 2026

BACA JUGA:Rumah Roboh dan Kebakaran Terjadi Lagi, PMI Kabupaten Tegal Pastikan Bantuan Sampai ke Korban

“Kondisi ini mencerminkan ketangguhan para lansia, sekaligus menjadi pengingat bahwa mereka masih memikul beban ekonomi yang tidak ringan di usia senja. Karena itu, keberadaan Pesantren Lansia Aisyiyah memiliki peran yang sangat strategis,” ujarnya.

Endro menilai Pesantren Lansia Aisyiyah tidak hanya sebagai tempat pembinaan ibadah dan penguatan nilai keagamaan, tetapi juga sebagai ruang perlindungan sosial, penguatan mental, serta penjaga martabat lansia agar tetap merasa dihargai dan bermakna.

"Kami berharap LKSLU Pesantren Lansia Aisyiyah dapat terus berkembang, istiqomah, serta menjadi model dan inspirasi penguatan layanan kesejahteraan lansia di Kabupaten Tegal," pungkasnya.

Terkait dengan itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam mewujudkan pelayanan lansia yang holistik meliputi aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan spiritual. Kolaborasi ini diyakini menjadi kunci terciptanya kehidupan lansia yang sejahtera, bermartabat, dan berkeadilan.

BACA JUGA:Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Hutan Bumijawa, Polres Tegal Dukung Pelestarian Lingkungan

BACA JUGA:Tegal Lawan Kerusakan Hutan, 1.000 Pohon Ditanam di Lereng Gunung Slamet

Sementara itu, Ketua LKSLU Pesantren Lansia Aisyiyah Kabupaten Tegal Sriyatun menjelaskan bahwa lembaga ini telah berdiri sejak 29 Desember 2018 sebagai tindak lanjut keputusan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) Aisyiyah terkait pemeliharaan dan pendampingan lansia. Meski sempat terdampak pandemi Covid-19, namun kegiatan tetap berjalan dan terus berkembang.

"Sejalan dengan arahan Pimpinan Pusat Aisyiyah, pada Oktober 2025 lalu, Pesantren Lansia Aisyiyah bertransformasi menjadi Day Care Lansia Aisyiyah Husnul Khotimah dengan layanan yang lebih komprehensif, terstruktur, dan berkelanjutan tanpa meninggalkan spirit pembelajaran pesantren," terangnya.

Adapun dalam kesempatan ini, Endro menyalurkan santunan sebesar Rp250 ribu per orang kepada 110 lansia dhuafa se-Kabupaten Tegal sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kelompok rentan. Santunan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemkab Tegal dengan mitra sosial di antaranya RSI PKU Muhammadiyah, PT Perkasa, Baznas Kabupaten Tegal, dan Lazismu.

Kategori :