Layani 3.000 Warga Terdampak Banjir di Pemalang, Dapur Umum Didirikan

Layani 3.000 Warga Terdampak Banjir di Pemalang, Dapur Umum Didirikan

DAPUR - Sejumlah warga tengah menyiapkan makanan di dapur umum untuk warga terdampa banjir di Pemalang--

ULUJAMI, radartegal.com – Sebagai respon terjadinya banjir di Pemalang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mendirikan dapur umum di Balai Desa Kendalrejo. Itu, dilaukan untuk membantu warga terdampak banjir di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami.

Dapur umum yang didirikan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang disiapkan. Untuk melayani kebutuhan makanan sekitar 3.000 jiwa yang terdampak bencana.

Kepala Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Muminun, mengatakan pendirian dapur umum dilakukan sebagai respons atas dampak banjir yang cukup besar. Khususnya di wilayah Kecamatan Ulujami.

"Kita dirikan dapur umum karena dampak banjir ini luar biasa, khususnya di Kecamatan Ulujami, terutama di Desa Pesantren," kata Mu’minun, Sabtu 17 Januari 2026.

BACA JUGA: Sungai Comal Pemalang Banjir, Desa Pesantren Ulujami Terendam

BACA JUGA: Jalur Stasiun Pekalongan-Sragi Masih Belum Bisa Dilewati Akibat Banjir, Jadwal Kereta Dibatalkan

Mu'minun mengungkapkan, dapur umum yang didirikan akan segera mendistribusikan makanan kepada masyarakat terdampak dengan melibatkan Tim Relawan Gabungan (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Teman-teman Tagana sudah hadir, disamping PMI dan BPBD," ungkapnya.

Ia menambahkan di Kecamatan Ulujami merupakan wilayah terdampak banjir paling parah. Pemilihan mendirikan dapur umum di Balai Desa Kendalrejo karena dinilai paling aman dan strategis untuk pendistribusian bantuan.

"Kita memilih lokasi di Balai Desa Kendalrejo karena ini wilayah yang paling aman dan ketika makanan sudah siap, pendistribusiannya akan lebih mudah," tambahnya.

BACA JUGA: Antisipasi Banjir di Perkotaan Brebes, DPU Libatkan Tim Sijaga

BACA JUGA: Camat Comal Gas Pol Tangani Banjir di Jalan Blandong Pemalang

Selain bantuan dari Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Pemalang terus berupaya memberikan bantuan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang sejak Jumat petang 16 Januari 2026 menyebabkan sejumlah wilayah di kawasan hilir Sungai Comal dilanda banjir. Banjir di wilayah tersebut akibat meningkatnya debit air di Bendung Nambo dan Bendung Sokawati.

Wilayah terdampak banjir terparah berada di wilayah Kecamatan Ulujami, tepanya di Desa Pesantren, ketinggian air tertinggi tercatat di Dusun Sidomulyo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan hujan yang turun secara terus-menerus mengakibatkan kenaikan debit air di Bendung Nambo dan Bendung Sokawati.

"Hujan terus menerus menyebabkan debit air di Bendung Nambo dan Sokawati meningkat. Saat ini air mengalir ke hilir dan berdampak banjir di sekitar aliran Sungai Comal," kata Agus, Sabtu 17 Januari 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: