Selalu lakukan gerakan dengan perlahan dan terencana untuk menjaga stabilitas motor.
Berkendara di saat hujan menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor roda dua. Karenanya, kita harus bisa mengenali perubahan lalu lintas saat hujan.
Karena hujan adalah salah satu tantangan terbesar di jalan raya. Pengendara harus waspada saat menghadapi situasi ini.
BACA JUGA: Cari Aman, Tim Safety Riding Astra Jateng Ingatkan 4 Hal Penting saat Berkendara
BACA JUGA: Tim Safety Riding Astra Motor Jateng Beri Tips Cari Aman Berkendara Saat Hujan
Turunnya air dari langit tidak hanya membasahi, tetapi secara drastis mengubah kondisi lalu lintas dan tingkat risiko.
Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Oke Desiyanto mengatakan, menurutnya terdapat perubahan yang cukup signifikan pada kondisi lalu lintas saat kondisi hujan.
Di antaranya:
1. Mengurangi kecepatan secara tiba-tiba. Berteduh mendadak, bahkan di tempat yang dilarang yang dapat menghambat arus lalu lintas dan memicu kecelakaan.
Kemacetan sering terjadi karena kecepatan kendaraan turun, jarak pandang terbatas ditambah dengan genangan air dan jalan rusak yang tertutup air.
2. Jalan yang basah, terutama di awal hujan ketika air bercampur dengan debu dan kotoran bahkan sisa tetesan oli menjadi sangat licin.
Daya cengkeram ban terhadap aspal menurun. Hal ini meningkatkan risiko selip.
Jika melewati genangan air pada kecepatan tinggi, dapat mengalami aquaplaning (ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan karena terangkat oleh lapisan air) yang membuat motor tidak terkendali.
3. Intensitas hujan secara langsung memengaruhi visibilitas.
Air hujan yang mengenai visor helm, ditambah kabut dan cipratan dari kendaraan lain, membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas. Kondisi ini menyulitkan pengendara untuk melihat.
4. Jarak pengereman yang dibutuhkan motor untuk berhenti secara aman menjadi lebih panjang.