Antisipasi Peredaran Miras Oplosan dan Petasan di Tegal Selama Ramadan, Polisi Lakukan Hal Ini

Antisipasi Peredaran Miras Oplosan dan Petasan di Tegal Selama Ramadan, Polisi Lakukan Hal Ini

RAKOR - Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya saat memimpin rakor linsek antisipasi Peredaran Miras Oplosan dan Petasan di bulan Ramadan--

TEGAL, radartegal.com - Jajaran Polres TEGAL Kota menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral, Jumat, 20 Februari 2026 pagi. Itu, dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) oplosan dan petasan selama Ramadan di Kota TEGAL.

Rakor dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya. Turut hadir dalam kegiatan, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Ketua DPRD Amirudin dan jajaran Forkopimda. 

Dalam penyampaiannya, Kapolres Tegal Kota mengatakan beberapa hari terakhir, di wilayah Polda Jateng terdapat sejumlah kejadian menonjol terkait dengan petasan dan miras oplosan. Karenanya, pihaknya menginisasi rakor di awal untuk mengantisipasi kejadian itu.

"Melalui rakor ini, kita semua berharap agar tidak ada kejadian menonjol. Utamanya, terkait petasan dan miras oplosan," katanya.

BACA JUGA: Perketat Pengamanan Natal di Tegal, Polisi Gelar Patroli 24 Jam

BACA JUGA: Patroli Sekala Besar Pengamanan Nataru, Polres Tegal Sambangi Gereja dan Cek Kesiapan Pospam

Menurut Kapolres, jika melihat ke belakang, di Kota Tegal sendiri pernah terjadi kejadian yang menonjol. Seperti ledakan petasan pada 2016 di Kelurahan Kemandungan dan 2022 lalu di Kelurahan Keturen.

"Sementara terkait miras oplosan, juga pernah terjadi pada 2009 lalu. Di mana sejumlah orang meninggal dunia," jelasnya.

Terkait itu, kata Kapolres, pihaknya telah melakukan upaya preemtif, preventif dan penegakan hukum. Tindakan preemtif yakni dengan memberikan himbauan kepada masyarakat. 

"Kemudian melakukan mitigasi, tatap muka dengan tokoh agama dan masyarakat. Kemudian dari sisi Preventif yakni kami menyebar anggota khususnya di jam-jam rawan pagi hari, penempatan personel, patroli dan lainnya," jelasnya.

BACA JUGA: Update Bencana Tanah Bergerak Desa Kajen Tegal: 54 Rumah Rusak, Patroli Diperketat

BACA JUGA: Sterilisasi Gereja untuk Ibadah Natal 2025, Kapolda Jateng Minta Tingkatkan Patroli di Jam Rawan

Selanjutnya, imbuh Kapolres, dari sisi penegakan hukum, pihaknya secara rutin melakukan razia terhadap penyakit masyarakat. Tujuannya, untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah Kota Tegal.

"Dalam melakukan upaya itu, kita tidak bisa sendiri. Sehingga, kita berharap kolaborasi dan sinergi bersama TNI, Pemkot, tokoh agama dan masyarakat," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait