Berlangsung 2 Hari, XLSMART Gelar Sisternet Festival 2025 dan Tegaskan Hal Ini  

Senin 20-10-2025,14:17 WIB
Reporter : Khikmah Wati
Editor : Khikmah Wati

Mengambil tema “Kreasi Tanpa Batas, Mandiri Berdaya,” XLSMART menjadikan festival ini sebagai momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Indonesia di era digital.

BACA JUGA: Jadi yang Terbaik, SMA Warga dan SMA 7 Surakarta Juara 1 di Yamaha Fazzio Youth Festival 2025

BACA JUGA: 17 Sekolah di Surakarta Meriahkan Fazzio Youth Festival, ada Penampilan Oh My Drop dan FVSTVLS

Hal ini sekaligus menandai peluncuran gerakan nasional terbaru #1JutaSisterDigital. 

Gerakan ini merupakan inisiatif terbaru dari XLSMART melalui Sisternet, yang sebelumnya telah berhasil menjangkau 1,3 juta perempuan di seluruh Indonesia sebagai wadah edukasi dan literasi digital. 

Dukungan juga turut hadir melalui Sidompul, aplikasi digital yang memfasilitasi mitra penjualan produk XLSMART. 

Selain itu, program ini juga didukung beragam sektor seperti OMG Beauty dari sektor kecantikan, Hakon Ethnic dan Hadee.id dari sektor food and beverages, yang juga merupakan UMKM Binaan Sisternet. 

Ada juga Waktu Luang sebagai partner penyedia workshop handicraft.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat bahwa sekitar 64,5% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. 

Mereka tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga melalui berbagai usaha kecil dan mikro. 

Namun, di balik potensi tersebut, banyak perempuan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap edukasi digital, literasi bisnis, dan teknologi pemasaran. Tantangan inilah yang kemudian berusaha dijawab oleh Sisternet.

Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia Arifah Choiri Fauzi, mengungkapkan apresiasi tinggi kepada XLSMART atas konsistensinya dalam mengembangkan program Sisternet sebagai ruang aman, ruang belajar, dan ruang pemberdayaan bagi jutaan perempuan Indonesia. 

Inisiatif seperti Sisternet membuktikan bahwa sektor swasta dapat menjadi agen perubahan sosial yang nyata. 

Melalui program ini, perempuan tidak hanya memperoleh akses terhadap literasi digital, tetapi juga dukungan untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan daya saing di tengah transformasi teknologi yang begitu cepat. 

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci dalam mewujudkan kesetaraan digital gender dan memperluas peluang ekonomi bagi perempuan di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Arifah Choiri Fauzi juga menekankan bahwa, pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan agenda strategis nasional yang harus terus diperkuat di era digital. 

Kategori :