10 Kuliner khas Keraton Jogja, Warisan Rasa Bangsawan yang Masih Terjaga

Jumat 19-09-2025,05:01 WIB
Reporter : Aditya Saputra
Editor : Zuhlifar Arrisandy

Berbeda dari hidangan berat lainnya, sayur meniran hadir sebagai masakan sederhana namun penuh manfaat. Terbuat dari daun meniran yang dimasak menjadi sayur kuah, makanan ini dipercaya menjaga kesehatan tubuh para putri keraton.

Meskipun sederhana, sayur meniran menunjukkan bahwa kuliner keraton tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperhatikan kesehatan.

10. Wedang Uwuh

Wedang uwuh secara harfiah berarti "minuman sampah," karena berisi campuran rempah-rempah yang tampak seperti dedaunan kering. Namun, rasanya sangat nikmat dengan sensasi hangat dari jahe, kayu secang, kayu manis, dan cengkeh.

Selain menghangatkan tubuh, wedang uwuh juga memiliki khasiat untuk kesehatan, seperti melancarkan peredaran darah dan meningkatkan stamina.

BACA JUGA: Enak dan Murah, Ini Sroto Sokaraja Kuliner Unik khas Banyumas yang Wajib Dicoba

BACA JUGA: Ketupat Jembut, Kuliner Langka khas Semarang dengan Tradisi Syawalan yang Sarat Makna

Rasa yang Menyimpan Filosofi

Kuliner khas Keraton Jogja banyak memiliki sarat makna filosofis. Setiap makanan mengandung simbol kehidupan, doa, dan nilai budaya Jawa yang luhur. Dengan melestarikan kuliner keraton, berarti kita ikut menjaga warisan budaya yang tak ternilai.

Jika berkunjung ke Yogyakarta, jangan hanya menikmati suasana kota dan wisata sejarahnya. Cobalah mencicipi kuliner khas keraton untuk merasakan jejak sejarah kerajaan yang masih hidup hingga hari ini.

Kategori :