12 Kuliner Khas Pekalongan yang Menggugah Selera, Dijamin Bikin Ketagihan

Minggu 17-08-2025,06:30 WIB
Reporter : Sosa Kinsty
Editor : Sosa Kinsty

BACA JUGA: Wisata Murah Meriah! Ini 10 Tempat Wisata Populer di Pekalongan yang Ramah Kantong

Kehadirannya yang selalu dinantikan setiap Ramadan membuatnya menjadi bagian penting dari tradisi kuliner Pekalongan, mengingatkan banyak orang pada kenangan masa kecil dan kebersamaan keluarga.

9. Sate Ayam Kuah

Berbeda dengan sate pada umumnya, sate di Pekalongan ini menggunakan kuah. Untuk mendapatkan sate ayam kuah ini hanya bisa di pagi hari.

Penjual sate ayam kuah biasanya mulai berjualan di pagi hari, menjadikannya pilihan sarapan yang populer di Pekalongan. 

Pagi hari dianggap waktu terbaik untuk menikmati hidangan ini karena kuahnya yang masih hangat dan segar, memberikan kehangatan dan energi untuk memulai hari.

10. Lontong Lemprak

Lontong lemprak adalah makanan khas Pekalongan yang berupa lontong dengan ayam dan kuah opor. Dinamakan lemprak karena tempat duduknya yang lesehan di bawah.

BACA JUGA: Sentra Batik Pekalongan, Wisata Edukasi Membatik dan Pelestarian Budaya Lokal

BACA JUGA: 4 Tempat Rekreasi Instagramable di Pekalongan yang Ciamik

Biasanya, lontong lemprak disajikan dengan berbagai tambahan seperti telur, tahu, tempe, dan sambal untuk menambah cita rasa. Kuah opor yang kental dan gurih menyatu dengan lontong dan ayam, menciptakan harmoni rasa yang menggugah selera.

11. Iwel-Iwel

Iwel-iwel memiliki cita rasa manis yang terbuat dari beras ketan dan parutan kelapa. Penyajiannya juga menggunakan daun kelapa yang dibentuk limas.

Ketika menggigigitnya, maka akan ada gula merah yang mencair. Gula ini menambah rasa manis dari beras ketan.

12. Srintil

Srintil merupakan salah satu jajanan khas Pekalongan dengan cita rasa manis. Makanan ini memiliki tekstur bergerindil dengan pilihan warna-warni.

Penyajiannya ditambah dengan parutan kelapa yang menambah rasa gurih dan tekstur lembut pada camilan ini. Kombinasi cita rasa manis dan gurih, serta tampilan warna-warni, menjadikan srintil sebagai hidangan yang disukai banyak orang.

Kuliner khas Pekalongan benar-benar mencerminkan perpaduan budaya pesisir, Jawa, dan pengaruh Tionghoa hingga Arab. Dari nasi megono yang sederhana, hingga nasi kebuli yang kaya rempah, semuanya menggugah selera. 

BACA JUGA: Mengenal 5 Makam Keramat Padukuhan Kraton Pekalongan yang Bisa Kamu Eksplore

BACA JUGA: Hotel Ramah Anak di Pusat Kota Pekalongan, Nginep Asyik Bareng Buah Hati

Kategori :