"Tenaga farmasi harus tahu ciri-ciri jamu mengandung BKO dan mampu menjelaskannya ke masyarakat. Harus disosialisasikan," ujarnya.
Dengan maraknya kasus peredaran jamu ilegal ini, masyarakat diminta lebih selektif dan waspada saat membeli jamu atau obat tradisional, khususnya yang dijual secara online dengan klaim menyembuhkan cepat.