Kronologi Orang Hilang Terseret Arus Banjir Jalan Raya Bojong Tegal
SAKSI - Camat Bojong, Mochamad Dhomiri saat meminta keterangan dari saksi yang juga teman korban. Seorang pelajar SMK dilaporkan hilang terseret arus banjir di Jalanraya Bojong Tegal, Rabu sore, 4 Februari 2026.-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-
BOJONG, radartegal.com - Jalan Raya BOJONG Kabupaten Tegal banjir, Rabu sore, 4 Februari 2026. Satu orang dilaporkan hilang terseret derasnya arus banjir di Jalan Raya BOJONG tersebut.
Video detik-detik orang hilang terseret arus deras banjir Jalan Raya Bojong Tegal dengan cepat menyebar di sejumlah platform media sosial. Belakangan, diketahui korban merupakan pelajar SMK Al Yaman Lebaksiu Kabupaten Tegal.
Korban atas nama Ajun Arman Permadi, tercatat sebagai warga Desa Kreman, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal
Banjir di Jalan Raya Bojong Kabupaten Tegal terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bojong. Derasnya hujan membuat saluran air tak mampu menampung dan meluap membanjiri jalan raya.
BACA JUGA:Heboh Pajak Makanan di Media Sosial, Bapenda Kabupaten Tegal Pastikan Selektif dan Sesuai Perda
BACA JUGA:Update Bencana Padasari Tegal: Ratusan Rumah Rusak, Siswa SDN 01 Terpaksa Pindah Sekolah
Kronologi Orang Hilang Terseret Banjir di Bojong
Camat Bojong, Mochamad Dhomiri membenarkan peristia tersebut. Menurutnya, korban diduga sedang menolong pengendara yang terjebak banjir. Korban langsung menaiki sepeda motor Honda Beat warna merah milik orang yang ditolongnya.
Namun derasnya arus air membuat motor oleng dan terjatuh. Dalam hitungan detik, arus menyeret motor beserta korban ke selokan.
“Motor berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, namun korban atas nama Ajun Arman Permadi hingga kini belum ditemukan,” ujar Dhomiri, Rabu malam.
Menurutnya, peristiwa orang hilang terseret arus deras banjir Jalan Raya Bojong, bermula saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu sore.
BACA JUGA:Jalur Vital Banjaran–Balamoa Dipenuhi Lubang, Anggota DPRD Tegal Desak Perbaikan Segera
BACA JUGA:Gubernur Jateng Temui Pengungsi Tanah Bergerak di Tegal, Segera Siapkan Huntara
Derasnya hujan membuat selokan dan drainase tak kuat menampung debit air hingga meluap membanjiri jalan. Posisi jalan yang menanjak menjadikan air banjir mengalir ke arah bawah dengan deras.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


