Motor Listrik Murah 2025 Punya Sistem Anti Maling Canggih? Ini Teknologinya

Sabtu 14-06-2025,14:30 WIB
Reporter : Aditya Saputra
Editor : Khikmah Wati

Beberapa model seperti NIU NQi Sport telah mengintegrasikan sistem ini secara default. Fitur ini sangat membantu pemilik untuk melacak motor jika terjadi pencurian, bahkan memudahkan pihak berwajib dalam proses penindakan.

Menurut laporan dari Statista, penggunaan kendaraan listrik berbasis IoT (Internet of Things) akan terus meningkat, dan GPS tracker merupakan salah satu fitur paling banyak dicari oleh konsumen kendaraan listrik modern (Statista, 2024).

BACA JUGA: 7 Motor Listrik Murah di Bawah 10 Juta yang Cocok Buat Ibu-ibu Komplek

BACA JUGA: Cocok di Pegunungan! Ini Dia Motor Listrik Murah 2025 yang Paling Tangguh di Jalan Menanjak

4. Geofencing

Geofencing merupakan fitur lanjutan dari GPS yang memungkinkan pemilik menetapkan area aman atau zona operasional motor. Jika kendaraan melewati batas virtual tersebut, sistem akan mengirimkan notifikasi ke smartphone pemilik.

Teknologi ini biasanya ditemukan pada motor listrik dengan konektivitas IoT dan sangat efektif untuk mencegah pencurian atau penggunaan motor oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

5. Pengunci Rem Cakram Tambahan

Pengaman fisik juga tidak ditinggalkan. Beberapa pabrikan menyertakan kunci rem cakram tambahan, baik manual maupun otomatis, yang akan mengunci roda agar motor tidak bisa didorong.

Walau terlihat sederhana, kunci jenis ini terbukti efektif untuk menghambat pencuri saat hendak membawa kabur kendaraan, terutama jika alarm dan immobilizer belum sempat aktif.

BACA JUGA: Mau Beli Motor Listrik Murah 2025? Ini 7 Hal yang Harus Kamu Pahami

BACA JUGA: Gokil! Motor Listrik 2025 Ini Cukup 1 Kali Cas Bisa Tempuh Jakarta Bandung

6. Battery-Lock Berbasis IoT

Inovasi menarik datang dari motor listrik seperti Alva Cervo, yang menggunakan sistem Battery-Lock berbasis nomor seri baterai yang dikunci ke nomor rangka (VIN) kendaraan.

Sistem ini tersambung ke server pusat dan akan mengaktifkan protokol anti-pencurian jika baterai dilepas paksa atau dipasang di kendaraan lain.

Motor otomatis akan berhenti beroperasi dan pemilik mendapat notifikasi langsung. Teknologi ini memperkecil peluang pelaku pencurian menjual kembali baterai secara ilegal.

Menurut riset yang dimuat oleh IEA Global EV Outlook 2024, pengamanan baterai menjadi isu krusial pada kendaraan listrik karena nilai baterai bisa mencapai 40% dari total harga motor (IEA, 2024).

BACA JUGA: Motor Listrik Suzuki e-Access akan Diproduksi, Ini Wujud dan Bocoran Spesifikasinya

BACA JUGA: 7 Motor Listrik Paling Murah 2025, Tipe Nomor 3 Bikin Kaget, Ini Alasannya

Keuntungan Sistem Keamanan Canggih 

Kategori :