Radartegal.com - Membuka payung di dalam rumah kerap dianggap sebagai hal yang tabu dan dipercaya membawa sial. Mitos buka payung ini sudah ada sejak lama dan masih dipercaya oleh banyak orang di berbagai budaya, termasuk Indonesia.
Tapi, apa sebenarnya alasan di balik kepercayaan yang menyeramkan ini? Menurut cerita turun-temurun, mitos buka payung di dalam rumah dipercaya bisa mendatangkan malapetaka atau kesialan bagi penghuni rumah.
Salah satu penjelasan kuno yang populer adalah bahwa payung, yang biasanya digunakan untuk melindungi dari hujan dan sinar matahari bisa dianggap membawa “energi luar” yang tidak boleh dibawa masuk ke dalam rumah. Mitos buka payung di dalam rumah dipercaya bisa mengundang roh jahat atau energi negatif.
Lantas, apakah benar mitos buka payung di dalam rumah bisa membawa sial? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel Radartegal berikut ini dengan seksama.
BACA JUGA:Cek Fakta! 10 Mitos Seputar Bayi Baru Lahir yang Masih Dipegang Teguh Sampai Sekarang
BACA JUGA:6 Mitos Pernikahan yang Bikin Gagal Nikah, Masih Percaya?
Mitos Membuka Payung di Dalam Rumah
Dilansir dari Reader Digest, Minggu (25/05/2025), menurut Profesor Antropologi dari Universitas of Bufallo menjelaskan bahwa membuka payung di dalam rumah merupakan conoh berpikir magis. Menurutnya, suasana rumah yang awalnya teratur, tenang, dan damai dapat berubah menjadi energi buruk.
Hal ini karena payung digunakan untuk badai atau sesuatu yang buruk di luar rumah. Sehingga, muncul kepercayaan dapat membawa nasib buruk bagi penghuni rumah.
Sementara dikutip dari How Stuff Work, orang Mesir Kuno percaya bahwa membuka payung di dalam rumah atau ruangan dianggap tidak menghormati dewa matahari, yaitu Dewa Ra. Sebab, di Mesir Kuno, payung dirancang untuk melindungi manusia dari matahari bukan dari hujan.
Maka, jika masih membuka payung di dalam rumah dianggap demikian, karena dewa lah yang mengurus seluruh urusan manusia sehingga manusia harus tunduk dan tidak boleh menentang.
BACA JUGA:Mitos atau Fakta? Suara Kerikil di Atap Rumah Saat Malam Hari Bisa Jadi Pertanda Tak Terduga
BACA JUGA:6 Mitos Pantangan Pernikahan Adat Jawa yang Masih Dihindari sampai Sekarang
Selain itu, pada era Victoria, Menurut Ilmuwan Charles Panati dalam buku "Extraordinary Origins of Everyday Things", payung adalah benda berbahaya. Sebab, payung terbuat dari jeruji logam kokoh, pemicu pegas yang kaku, serta kanopi bergaris baja.
Jika payung dibiarkan terbuka di dalam rumah atau ruangan, maka berisiko dapat melukai manusia. Tak hanya itu, payung juga bisa menghancurkan benda-benda di dalam ruangan apalagi benda tersebut mudah pecah.
Air yang menetes pada payung juga dapat membuat lantai basah dan licin.