Sejumlah relawan desa atau anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Desa Sidakaton Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal mendapat pembekalan soal pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) dari Palang Merah Indonesia (PMI).
Pembekalan ini dipusatkan di Balai Desa Sidakaton selama 2 hari, yakni Senin (30/8) hingga Selasa (31/8).
Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo mengatakan, kegiatan ini merupakan program penguatan kapasitas masyarakat untuk memaksimalkan upaya-upaya respon salah satunya pengendalian Covid-19.
Kegiatan tersebut didukung oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA). Dalam pembakalan ini, pihaknya memberikan materi tentang pemahaman dan pengetahuan tentang pengertian KLB, wabah, pandemi dan Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM).
"Termasuk memberikan pemahaman tentang prinsip, pengendalian risiko kesehatan di wilayah dan peran yang dapat dilakukan oleh PMI," katanya.
Diharapkan, tambah Iman Sisworo, para peserta dapat melakukan pencegahan, deteksi dini dan aksi dini. PMI juga memberikan materi soal tindakan dalam pengendalian KLB sekaligus memperkenalkan perangkatnya.
Dirinya mengemukakan, kegiatan ini diikuti oleh 6 orang anggota aktif Sibat Desa Sidakaton dan 11 orang tokoh masyarakat. Selain mendapat materi soal pengendalian KLB, para peserta juga mendapat pemahaman soal pengendalian SBM. Yaitu, tentang pertolongan pertama psikologis, definisi kasus masyarakat, pengelolaan rumor, penelusuran contak tracing, pelaporan dan pree test.
"Semoga kegiatan ini dapat diimplentasikan saat KLB," tambahnya.
Sementara itu, Camat Dukuhturi Muktarom yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, Sibat ini sangat membantu masyarakat. Seperti yang terjadi pada tahun 2018 silam, Desa Sidakaton diterjang banjir bandang. Diharapkan, kejadian itu tidak terulang kembali.
"Kesiapsiagaan Sibat sangat luar biasa. Mereka sangat membantu," ucapnya. (guh/ima)