Dari sisi distribusi, lanjutnya, komite saat ini tengah berhadapan dengan tantangan yakni keharusan agar vaksin didistribusikan secara massif dengan sisa waktu yang tidak banyak.
"Terkait dengan hal tersebut, komite akan melibatkan rumah sakit negeri, swasta, serta pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), serta mendorong produsen untuk mempercepat proses pengadaan vaksin Covid-19," pungkasnya.
Sebelumnya, Kemenristek menyatakan, bahwa vaksin covid-19 Merah Putih bakal disuntikkan pada triwulan ketiga 2021. Tepatnya, vaksin buatan dalam negeri itu bakal tersedia sekitar bulan Juli, Agustus atau September 2021.
Namun, untuk sampai pada tahap tersebut, masih ada proses yang harus dilewati vaksin Merah Putih. Di antaranya menyerahkan bibit vaksin kepada Biofarma untuk uji klinis. (der/zul/fin)