Serap Aspirasi Warga Pagerbarang, Dialog Interaktif Bupati Tegal Banjir Usulan
TILIK DESA- Usai sesi dialog, Bupati Ischak bersama jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah menyerahkan bantuan Baznas Kabupaten Tegal secara simbolis kepada 10 penerima manfaat.--
PAGERBARANG, radartegal.com — Upaya jemput bola dalam memangkas jarak birokrasi dan mendengarkan langsung jeritan hati masyarakat di tingkat tapak terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal. Agenda Dialog interaktif Bupati Tegal tersebut menjadi ruang kedaulatan warga untuk menyampaikan keluhan harian dari sektor pertanian, infrastruktur lingkungan, hingga jaminan keamanan jalan raya Pantura.
Melalui program tahunan Tilik Desa, kepala daerah turun langsung ke wilayah pelosok untuk membedah berbagai persoalan mendasar yang dihadapi warga pedesaan.
Ajang serap aspirasi melalui Dialog interaktif Bupati Tegal ini dipusatkan di Gedung KDMP Desa Sidamulya, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat, 24 Juli 2026.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman hadir di tengah ratusan warga untuk membuka ruang diskusi dua arah yang egaliter. Sejak pagi hari, eselon kedinasan telah menyiagakan beragam stand pelayanan publik mulai dari pasar murah grosir, perekaman e-KTP adminduk, pendaftaran BPJS, perpajakan, donor darah PMI, hingga posko pemeriksaan kesehatan hewan ternak gratis.
BACA JUGA: Hadir di Program Tilik Desa 2026, Bupati Tegal Sampaikan Hal Ini
BACA JUGA: Program Tilik Desa Pemkab Tegal di Suradadi Jadi Ruang Curhat Warga Kepada Bupati
Dalam jalannya Dialog interaktif Bupati Tegal tersebut, salah satu materi krusial yang mencuat ke permukaan adalah desakan modernisasi sektor pertanian.
Merespons keluhan kelompok tani mengenai pasokan air, Bupati Ischak menjelaskan bahwa pemda tengah memacu target Luas Tambah Tanam sebesar 2.800 hektare.
Warga diminta aktif berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar usulan alat mesin pertanian seperti pompa air dapat segera diproses melalui mekanisme Calon Petani Calon Lahan (CPCL) Kementerian Pertanian.
Sektor ekonomi kerakyatan juga menjadi komoditas utama pembicaraan dalam forum tatap muka ini. Pengurus pasar kreatif Mangan Bayar Godong (MBG) yang menaungi sekitar 50 pelaku UMKM di Kecamatan Pagerbarang meminta kawalan pemerintah daerah terkait aspek legalitas lahan.
BACA JUGA: Tilik Desa Tahun 2026 di Desa Suradadi: Warga Usul Pelabuhan Nelayan 30 GT di Tegal
BACA JUGA: Bupati Tegal Tilik Desa Bulakpacing, Dekatkan Pelayanan dan Serap Aspirasi Warga
Ischak menegaskan, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan siap memberikan pendampingan hukum penuh untuk membantu penerbitan izin dan penyelesaian draf kerja sama kontraktual dengan pihak Perum Perhutani agar aktivitas niaga kreatif warga tidak mandek.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




