Longsor Bumijawa Tegal: Dua Rumah Warga Ambruk, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
RUMAH AMBRUK - Tanah longsor di Desa Bumijawa, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal mengakibatnya dua rumah roboh.-Yeri Noveli-
BUMIJAWA, radartegal.com – Bencana tanah longsor melanda kawasan dataran tinggi lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa BUMIJAWA, Kecamatan BUMIJAWA, Kabupaten Tegal. Insiden yang terjadi pada Rabu 25 Maret 2026 tengah malam ini menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan berat hingga ambruk total.
Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga terdampak yang kini harus kehilangan tempat tinggal.
Kronologi dan Titik Lokasi Longsor Bumijawa
Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo mengonfirmasi bahwa longsor terjadi di dua titik berbeda pada waktu yang hampir bersamaan, yakni sekitar pukul 23.30 WIB.
Berdasarkan data lapangan, berikut adalah rincian rumah warga yang terdampak:
- Dukuh Keseren (RT 04/RW 04): Dinding rumah milik Ali Gufron (46) roboh diterjang material tanah. Estimasi kerugian mencapai Rp10 juta.
- Dukuh Germadang (RT 03/RW 07): Rumah milik Rustam (83) ambruk total hingga rata dengan tanah. Estimasi kerugian materiil mencapai lebih dari Rp20 juta.
BACA JUGA: Tanah Longsor di Bojong Tegal: Akses Jalan Wisata Guci Sempat Terputus
BACA JUGA: Tinjau Lokasi Longsor di Brebes, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Penanganan Dipercepat
"Kejadian berlangsung saat warga sedang beristirahat. Suara gemuruh tanah runtuh memicu kepanikan di tengah malam, memaksa penghuni rumah segera menyelamatkan diri ke area terbuka," ujar Iman Sisworo, Selasa 31 Maret 2026.
Solidaritas Warga dan Penyaluran Bantuan
Pasca-kejadian, semangat gotong royong warga Desa Bumijawa patut diacungi jempol. Masyarakat setempat bahu-membahu membangun kembali rumah milik Rustam yang hancur total agar lansia tersebut bisa segera memiliki tempat berteduh.
Untuk meringankan beban ekonomi para korban, PMI Kabupaten Tegal telah menyalurkan bantuan darurat berupa:
- Uang tunai sebesar Rp1.000.000 untuk masing-masing keluarga.
- Paket sembako untuk kebutuhan logistik harian.
- Dukungan moril melalui pemantauan kondisi kesehatan korban.
Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
Wilayah Bumijawa yang berada di zona topografi curam memang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana gerakan tanah (longsor), terutama saat intensitas hujan meningkat.
BACA JUGA: Longsor di Brebes, Pemkab Siapkan Relokasi Jalur
Pihak BPBD dan PMI mengimbau warga yang tinggal di area tebing untuk:
- Meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun lebih dari dua jam tanpa henti.
- Memantau munculnya retakan tanah atau rembesan air baru di lereng sekitar rumah.
- Segera mengungsi jika mendengar suara gemuruh atau tanda-tanda pergeseran tanah pada malam hari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
