7.373 Ton Beras Bantuan Pangan Tahap III Mulai Digelontorkan

7.373 Ton Beras Bantuan Pangan Tahap III Mulai Digelontorkan

Sejumlah pekerja tengah mengangkat beras bantuan pangan untuk disalurkan--

TEGAL, radartegal.com - Sebanyak 7.373 Ton beras bantuan pangan untuk tahap III 2024 untuk wilayah karesidenan Pekalongan mulai digelontorkan. Penyaluran ditargetkan akan selesai dalam kurun waktu satu pekan mendatang.

Kepala Bulog Cabang Tegal Agung Rochman mengatakan jumlah sasaran penerima bantuan sebanyak 737.349 KPM. Dengan rincian, Brebes sebanyak 234.768, Kabupaten Tegal 133.265 KPM, Pemalang 148.866 KPM, Pekalongan 90.051 KPM, Batang 82.936 KPM, Kota Tegal 19.346 KPM serta Pekalongan 28.117 KPM.

"Masing-masing akan menerima 10 kilogram, sehingga total yang akan digelontorkan sebanyak 7.373.490 kilogram atau sekitar 7.373 Ton," katanya.

Menurut Agung, penyaluran dimulai Rabu 4 Desember 2024 dan ditargetkan akan selesai dalam waktu sekitar satu minggu kedepan. Harapannya masyarakat penerima bisa mendapatkan kebutuhan pangan tidak perlu membeli. 

BACA JUGA: Sasar 737.349 Keluarga, Bulog Tegal Mulai Salurkan Beras Bantuan Pangan Tahap III

BACA JUGA: Stok Beras di Tegal dan Sekitarnya Cukup Hingga Awal 2025

Menurut Agung, beras yang digelontorkan sama dengan kategori Beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Yakni, jenis beras medium dengan kualitas terbaik. 

Agung menambahkan, program bantuan pangan itu juga sebagai upaya menjaga stok dan harga beras di masyarakat. Sehingga, hingga akhir tahun tidak ada lonjakan dan kelangkaan stok.

"Ini juga untuk menjaga stabilitas stok dan harga agar sampai akhir tahun tetap terjaga," ujarnya.

Terkait stok beras, Agung mengungkapkan, hingga saat ini masih cukup aman hingga beberapa bulan mendatang. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panik. 

BACA JUGA: Kebutuhan Beras di Jateng Sampai 345 Ribu Ton, Pemprov Komitmen Realisasikan LTT Padi

BACA JUGA: Stok Beras Bulog Tegal Capai 34 Ribu Ton. Ketahanan Pangan Aman Hingga 5 Bulan ke Depan

Agung juga mengungkapkan, harga beras di pasaran hingga saat ini masih cenderung stabil bahkan mengalami penurunan. Itu, karena adanya penyerapan produksi dari dalam negeri dan penugasan impor dari Pemerintah yang terus berjalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: