Perbaikan Jalur Clirit Arah Wisata Guci Tegal Dikebut, Bupati Targetkan Rampung Sebelum Mudik
CEK LOKASI - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid turun langsung meninjau lokasi perbaikan jalan di wilayah Clirit, Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Sabtu 14 Maret 2026. -Yeri Noveli-
BALAPULANG, radartegal.com – Menjadi urat nadi penting bagi pemudik yang menuju wilayah Bojong, Bumijawa, hingga Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kabupaten Tegal bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur di Jalur Clirit, akses utama dari Slawi menuju kawasan Wisata Guci, Kecamatan Bumijawa.
Bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, meninjau langsung progres perbaikan jalan di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Sabtu 14 Maret 2026. Peninjauan ini bertujuan memastikan jalur tersebut siap menyambut lonjakan mobilitas masyarakat pada Arus Mudik Lebaran 2026.
Penanganan Darurat Ruas Jalan Amblas
Sebelumnya, ruas jalan Clirit mengalami kerusakan berupa jalan amblas dan retakan parah yang menghambat arus lalu lintas. Kondisi ini sering memicu kemacetan karena kendaraan harus melambat saat melintas.
Bupati Ischak menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal untuk melakukan penanganan darurat segera.
BACA JUGA: Terdampak Jalur Clirit Amblas, Distribusi Air Perumda Tirta Ayu Slawi Terganggu
BACA JUGA: Jalur Utama Guci Tegal Amblas di Clirit View, Kendaraan Mengular Ratusan Meter
“Kami sudah menginstruksikan DPUPR agar segera dilakukan leveling mulai malam ini,” tegas Ischak di lokasi peninjauan.
Perbaikan sementara dilakukan dengan menggunakan material Lapis Pondasi Agregat (LPA) dan dilapisi aspal panas (hotmix). Metode ini dipilih agar jalan bisa segera fungsional dan aman bagi pengendara dalam waktu singkat.
Target Rampung Sebelum Libur Sekolah
Pemkab Tegal menargetkan seluruh proses perbaikan selesai paling lambat Selasa, 17 Maret 2026. Target ini disesuaikan dengan jadwal libur sekolah yang diprediksi menjadi awal peningkatan pergerakan wisatawan dan pemudik.
“Senin adalah hari terakhir sekolah, Selasa sudah mulai libur. Kami berharap sebelum itu kondisi jalan sudah jauh lebih baik agar arus lalu lintas lancar,” tambah Ischak.
BACA JUGA: Guci Tegal Bangkit dari Titik Nol, Juru Kunci: Alam Tak Pernah Marah Tanpa Sebab
Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Mengingat kondisi tanah di kawasan Clirit yang belum stabil sepenuhnya, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Tegal untuk melakukan rekayasa lalu lintas.
Himbauan bagi kendaraan besar:
- Truk dan Bus: Disarankan menghindari Jalur Clirit untuk sementara waktu.
- Jalur Alternatif: Kendaraan besar dari arah Pemalang diarahkan melalui Jalur Alternatif yang tembus di Simpang Tuwel.
“Kami berharap masyarakat, terutama pengemudi kendaraan besar, mengikuti arahan petugas dan memanfaatkan jalur alternatif agar beban lalu lintas di Clirit tidak terlalu berat selama proses perbaikan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




