BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber, Waspadai Penipuan saat Lebaran

BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber, Waspadai Penipuan saat Lebaran

PENIPUAN - BRI mengingatkan nasabahnya mewaspada modus penipuan saat libur Lebaran, yang semakin variatif.-zuhlifar arrisandy/radartegal.com-

JAKARTA , radartegal.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan dan kejahatan siber pada periode libur Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Momentum peningkatan aktivitas transaksi keuangan, khususnya melalui layanan digital kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melakukan aksi penipuan.

BRI terus menghimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti PIN, password, dan kode OTP, serta memanfaatkan fitur keamanan berlapis yang tersedia di aplikasi digital BRI.

Selain itu, kewaspadaan terhadap informasi yang diterima dari pihak yang tidak dikenal juga menjadi kunci dalam mencegah potensi penipuan.

BACA JUGA: BRI Menanam “Grow & Green” Transplantasi Terumbu Karang, Ujung Tombak Pelestarian Ekosistem Laut di NTB

BACA JUGA: 6 Keuntungan Menggunakan KUR BRI 2025 untuk Bisnis Musiman Lebaran

Beberapa modus penipuan yang marak terjadi. Di antaranya adalah phishing melalui tautan atau situs palsu yang menyerupai situs resmi.

Kemudian social engineering dengan pelaku berpura-pura sebagai pihak bank dan akun media sosial palsu yang meniru akun resmi BRI.

Selain itu juga penipuan berkedok hadiah yang meminta data pribadi atau transfer dana.

Terkait dengan hal tersebut, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan nasabah merupakan prioritas utama BRI.

BACA JUGA: Lebaran Makin Praktis, Transaksi QRIS Lebih Nyaman Pakai Super Apps BRImo

BACA JUGA: Libur Lebaran, BRI Pastikan Keandalan Super Apps BRImo untuk Transaksi Tanpa Hambatan

"BRI berkomitmen untuk melindungi data dan transaksi nasabah melalui penguatan sistem keamanan yang terus diperbarui. BRI memastikan setiap lapisan perlindungan berjalan optimal agar nasabah dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman. Di sisi lain, kewaspadaan nasabah tetap penting sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencegah kejahatan siber," ujarnya.

Hendy menegaskan pentingnya pemanfaatan fitur keamanan tambahan untuk melindungi data dan transaksi.

Penggunaan koneksi internet yang aman, aktivasi verifikasi dua faktor (two-factor authentication), serta pembaruan aplikasi secara berkala merupakan langkah preventif yang dapat dilakukan nasabah.

“BRI terus memperkuat sistem dan teknologi keamanan untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks. Setiap inovasi yang BRI hadirkan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah dalam bertransaksi digital. Namun, menciptakan ekosistem digital yang aman juga memerlukan pemahaman serta kewaspadaan nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi,” tambahnya.

BACA JUGA: Mudah Diakses, 1 Juta AgenBRILink Jamin Mudik Tenang Transaksi Aman

BACA JUGA: Hari Raya Nyepi 2025, BRI Peduli Salurkan Bantuan 1000 Paket Sembako dan Renovasi Pura di Tabanan

Nasabah diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.

BRI mengimbau agar masyarakat hanya menggunakan sumber informasi resmi dari akun resmi BRI yang bercentang biru (verified) seperti Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BANKBRI_ID, @promo_BRI, @kontakBRI, TikTok @bankbri_id.

Selain itu juga bisa mengakses website resmi BRI yaitu bri.co.id. Untuk pengaduan terkait layanan atau transaksi, nasabah dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau asisten virtual SABRINA melalui WhatsApp di nomor 0812 1214 017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: