11 Tahun Jalan Kabupaten Brebes di Losari Tak Kunjung Diperbaiki, Untung: Sampai Kapan Kami Disalahkan Warga

11 Tahun Jalan Kabupaten Brebes di Losari Tak Kunjung Diperbaiki, Untung: Sampai Kapan Kami Disalahkan Warga

Jalan kabupaten di Kecamatan Losari kondisinya semakin parah. (Istimewa)--

BREBES, radartegal.com - Jalan kabupaten di Kecamatan Losari Kabupaten BREBES kondisinya semakin parah. Parahnya lagi, kondisi jalan tersebut sudah 11 tahun belum ada perbaikan yang menyeluruh di ruas jalan tersebut.

Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Losari Untung Surodi, S.H menyampaikan, dari informasi yang didapat, jalan kabupaten di ruas Kecamatan Losari dari Losari Lor-Bojongsari, Brebes terakhir kali ada perbaikan pada 2014 lalu. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan lagi.

"Akibatnya, sejumlah titik di ruas jalan tersebut yang tersebar di beberapa desa alami kerusakan yang cukup parah," ujarnya kepada radartegal.com melalui pesan singkatnya, Senin 1 April 2025.

Dia menyampaikan, tidak jarang kepala desa menjadi kambing hitam oleh warganya akibat jalan kabupaten yang rusak belum ada perbaikan. Bahkan, terbaru ada salah satu kades yang dibully akibat jalan yang rusak.

BACA JUGA: Jalan Kabupaten Rusak Parah Kepala Desa Kena Bullying, Ini Kata Paguyuban Kades Losari Brebes

BACA JUGA: Arus Mudik 2025, Jalan Utama Slawi ke Bumiayu Lumpuh Akibat Banjir Luapan Sungai Kaligayam 

"Jadi sampai kapan kita disalahkan akibat jalan kabupaten yang rusak ini. Padahal kami setiap tahunnya terus mengusulkan perbaikan baik ke kecamatan ataupun ke kabupaten tapi belum ada realisasi," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes mengalami kerusakan cukup parah. Belum adanya perbaikan jalan tersebut membuat sejumlah warga sekitar geram.

Bahkan, salah seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Losari mengalami bullying akibat ruas jalan kabupaten di desanya rusak parah. Buklying tersebut berupa spanduk yang bertuliskan kekesalan akibat jalan rusak di Desa Kedungneng.

Kepala Desa Kedungneng Tarmudi menyampaikan, memang saat ini kondisi jalan kabupaten di wilayah desanya sangat memprihatinkan. Sedikitnya ada delapan titik ruas di jalan tersebut yang rusak parah.

BACA JUGA: Arus Mudik 2025: H-3 Lebaran Pantura Brebes Kian Padat, Pemudik Pilih Jalan Pada Malam Hari

BACA JUGA: H-6 Lebaran 2025, Perbaikan Jalan Rusak di Kertasari Tegal Mulai Digarap DPUPR

"Sebenarnya itu jalan kewenangan kabupaten, dan kita sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan minimal pengurukan, namun belum ada realisasinya. Sehingga, warga kesal dan memasang spanduk seakan kepala desa buta dan tuli tidak mengusulkan perbaikan," ujarnya, Senin 1 April 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: