Gegara Gadget, Orang Tua di Pekalongan Ramai-ramai Masukan Anak Ke Ponpes di Tegal

Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Moh Nasron potong pita sebagai tanda pelepasan puluhan calon santri asal Kecamatan Paninggaran ke Ponpes At-Tauhidiyah di Tegal.-Hadi Waluyo-radar pekalongan
Lebih jauh Nasir mengungkapkan, dampak buruk era digital saat ini, salah satunya fenomena judi online yang sekarang sudah merambah ke anak-anak.
"Ini yang sangat dikhawatirkan oleh para orang tua. Ketika mereka sibuk dengan pekerjaannya sendiri, kemudian tidak bisa mengawasi anaknya secara baik, akan menjadi risiko bagi tumbuh kembang anak. Daripada hal itu berakibat fatal, lebih baik anak ke pondok pesantren dan itu menjadi solusi bagi mereka," ungkapnya sebagaimana dilansir Radar Pekalongan.
BACA JUGA:Petinggi Polres Tegal Mendadak Datangi Ponpes Al Fath Bojong, Ada Apa?
Sementara itu, pelepasan 23 calon santri putra dan 10 calon santri putri dari sejumlah desa di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan ke Ponpes At-Tauhidiyah Tegal ditandai dengan pemotongan pita oleh anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Moh Nasron.
Pelepasan dipusatkan di Masjid Jami Paninggaran. Para calon santri ini dilepas dengan iringan salawat. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: