Iklan sukun new

Kawasan Industri Margaayu Tegal Minim Transportasi, Pekerja Kesulitan saat Berangkat dan Pulang Kerja

Kawasan Industri Margaayu Tegal Minim Transportasi, Pekerja Kesulitan saat Berangkat dan Pulang Kerja

Anggota DPRD Kabupaten Tegal, H Mu'min meminta Pemkab mengadakan trayek angkutan di kawasan industri Margaayu Margasari yang minim sarana transportasi.-Yeri Noveli-

SLAWI, RADARTEGAL.COM - Kendaraan umum atau transportasi di kawasan industri di Desa Margaayu, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal sangat minim atau terbatas. 

Dampaknya, para karyawan pabrik kerap kesulitan saat hendak menuju ke tempat kerja maupun pulang ke rumahnya.

“Kawasan industri Margaayu terus berkembang. Bahkan, akan ada pabrik besar yang dibangun di kawasan industri ini. Sayangnya, akses transportasinya terbatas,” kata Anggota DPRD Kabupaten Tegal, H Mu'min, Rabu 16 November 2022. 

BACA JUGA:Lurah di Kota Tegal Diminta Sampaikan Pesan Pengawasan Pemilu 2024

Politisi PKB yang berasal dari Dapil VI meliputi Kecamatan Margasari, Balapulang dan Pagerbarang itu, kerap mendapatkan keluhan dari masyarakat yang bekerja di lokasi kawasan industri tersebut. 

Sebab, transportasi umum sangat jarang. Jika ada pekerjaan lembur hingga malam, mereka kebingungan saat akan pulang. 

“Rata-rata menggunakan kendaraan sendiri. Tapi, kalau ada pekerjaan lembur juga takut pulang karena jalan melintasi hutan,” ujarnya. 

BACA JUGA:Balap Liar di Jalingkos Tegal Kian Meresahkan, 10 Remaja 'Disentil' Polisi

Dia berharap Pemkab Tegal bisa mengupayakan untuk trayek angkutan menuju Kawasan Industri Margaayu. Hal itu sebagai upaya dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut. 

Selain itu, juga bisa membantu karyawan dalam mengurangi beban pengeluaran. 

“Kalau bisa perusahaan juga menyediakan bus antar jemput karyawan. Terutama saat lembur sampai malam,” harapnya. 

BACA JUGA:Geger Karyawan Koperasi Meninggal di Rumah Kontrakan di Brebes, Warga Curiga Bau Tak Sedap Menyengat

Dia mengemukakan, kawasan industri Margaayu dengan luas puluhan hektare dinilai berpotensi untuk berkembang pesat. 

Karena lahan di lokasi itu masih terbilang murah dan tenaga kerja juga murah. Lokasi itu juga akan berimbas positif terhadap masyarakat sekitar, karena banyak juga karyawan yang dari luar daerah. 

Sumber: