Iklan sukun new

Formasi PPPK Diusulkan, Anggaran Rp74 Miliar Disiapkan, Komisi IV DPRD Minta Honorer Bersabar

Formasi PPPK Diusulkan, Anggaran Rp74 Miliar Disiapkan, Komisi IV DPRD Minta Honorer Bersabar

-TEGUH M/RADAR TEGAL GROUP-

SLAWI, radartegal.com - Puluhan guru honorer mendatangi gedung DPRD Kabupaten Tegal untuk bertemu dengan jajaran Komisi IV belum lama ini. Kedatangan mereka ke sana untuk menanyakan kejelasan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022.

Ketua Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Wilayah Kabupaten Tegal Majid Abdilah mengatakan, saat ini ada 1.238 anggotanya yang sudah lulus passing grade 2021 lalu. Namun, hingga saat ini belum ada kabar formasi untuk mereka.

"Guru honorer itu juga sudah lulus pada seleksi pertama dan kedua tetapi belum ada kejelasan. Karenanya, kami datang ke sini untuk mengadu soal formasi PPPK," katanya.

Menurut Majid, dari audiensi itu, diketahui ternyata Pemkab Tegal sudah mengusulkan sebanyak 1.530 formasi ke pemerintah pusat. Selain itu, juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp74 miliar untuk gaji PPPK. 

"Anggaran itu, sebagai upaya antisipasi ketika pemerintah pusat tidak menggelontorkan APBN ke Pemkab Tegal. Ternyata Pemkab Tegal memang serius membantu kami (guru honorer). Dan kami sangat bersyukur. Kami ucapkan terima kasih kepada Komisi IV, bupati bersama jajarannya," ujarnya.

Majid berharap, para guru honorer yang sudah lulus passing grade ini agar segera terakomodir. Apalagi saat ini, sudah ada sekitar 1.009 guru di Kabupaten Tegal yang sudah diangkat menjadi PPPK.

Ketua Komisi IV A. Jafar mengatakan, Pemkab Tegal telah mengusulkan ke pemerintah pusat sebanyak 1.530 formasi untuk PPPK. Berdasarkan Permenpan RB Nomor 20/2022, formasi tahun ini ada 3 prioritas yang salah satunya guru honorer yang sudah lulus passing grade.

"Nantinya, formasi diutamakan bagi guru yang sudah lulus passing grade," tandasnya.

Selain itu, kata Jafar, Pemkab Tegal juga menyiapkan anggaran sebesar Rp74 miliar. Itu, untuk mengantisipasi jika pemerintah pusat tidak mengalokasikan anggaran.

"Karenanya, kami minta kepada semua yang sudah lulus passing grade agar bersabar," tegasnya. (muj/adv/ima)

Sumber: