Gunung Merapi Siaga, Sepekan 7 Kali Terjadi Awan Panas Guguran
AWAN PANAS - Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran hingga 1,5 km, Minggu (12/4/2026) pagi, BPPTKG mengimbau masyarakat menjauhi zona bahaya karena aktivitas masih tinggi.-BPPTKG-
Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer. Jika terjadi letusan eksplosif, material vulkanik dapat terlontar hingga radius 3 kilometer dari puncak.
Larangan Beraktivitas di Kawasan Rawan
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana dan tetap waspada terhadap potensi bahaya sekunder.
“Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya serta mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran, terutama saat terjadi hujan,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Disway Jogja.
BACA JUGA:Tegal Lawan Kerusakan Hutan, 1.000 Pohon Ditanam di Lereng Gunung Slamet
Selain itu, masyarakat juga diminta mengantisipasi dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
BPPTKG juga meminta kembali pemerintah daerah di wilayah terdampak seperti Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten untuk meningkatkan langkah mitigasi bencana.
Upaya tersebut mencakup peningkatan kapasitas masyarakat serta kesiapan sarana dan prasarana evakuasi guna menghadapi potensi erupsi Gunung Merapi lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

