D'Kambodja Heritage by Anne Avantie Berkembang Bersama BRI
UMKM kuliner yang berkembang bersam BRI--
SEMARANG, radartegal.com -- Semarang kerap menjadi tujuan singgah para pelancong, termasuk mereka yang sedang melakukan perjalanan mudik melintasi jalur Pantura. Itu, tidak lain karena ibu kota Jawa Tengah itu, memang terkenal sebagai salah satu kota yang memiliki kekayaan kuliner legendaris dengan cita rasa khas yang sulit dilupakan.
Di sana, terdapat destinasi kuliner yang layak masuk daftar kunjungan. Salah satunya, D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie yang berlokasi di Area Museum Mandala Bhakti Semarang.
Restoran ini menawarkan pengalaman bersantap yang tidak hanya memanjakan lidah. Tetapi juga menghadirkan suasana penuh cerita lewat konsep yang heritage yang otentik.
Di balik konsep unik ini berdiri sosok Anne Avantie, seorang perancang busana ternama Indonesia yang telah lama dikenal melalui karya-karya kebayanya yang khas. Siapa sangka, perjalanan Bunda Anne, sapaan akrabnya, dalam dunia kuliner justru lahir dari situasi yang penuh tantangan.
BACA JUGA: Manfaatkan LinkUMKM BRI untuk Berkembang, Inni Dawet Jaga Kuliner Tradisional Tetap Eksis
BACA JUGA: LinkUMKM BRI Besarkan Kuliner Tradisional Baso Aci Tercabaikan Bandung
Bunda Anne berkisah, ide mendirikan usaha kuliner muncul saat pandemi COVID-19 melanda pada 2020 silam. Saat itu, industri fashion yang selama ini menjadi bidang utamanya mengalami penurunan drastis.
“Pandemi mengubah segalanya. Industri fashion terpuruk, dan saya sempat merasa sulit untuk bertahan. PSBB membuat fashion show berhenti, sementara kami tetap harus menghidupi karyawan yang sebagian besar berpendidikan SMP dan SMA,” ujarnya.
Awalnya, ia menghadirkan Resep Dapur Avantie, yang kemudian berkembang setelah banyak orang di sekitarnya memberikan saran untuk membuka warung makan. Dari langkah kecil tersebut, lahirlah D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso yang resmi berdiri di tengah masa pandemi.
Nama D'Kambodja sendiri memiliki makna personal bagi Bunda Anne. Bunga kamboja merupakan aksesori rambut yang sering ia gunakan sebagai bagian dari sanggulnya.
BACA JUGA: UMKM di Tengah Perubahan Zaman: Bertahan dengan Cara Lama atau Berani Masuk Dunia Digital?
BACA JUGA: Manfaatkan Momen Lebaran, Ketua DPRD Jateng Sumanto Dorong UMKM Tingkatkan Penjualan
Karena itu, ia menganggap kamboja sudah menjadi bagian dari identitas dirinya. Keunikan D'Kambodja tidak hanya terletak pada menu yang disajikan. Tetapi juga pada filosofi yang dibangun di baliknya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


