Update Ledakan Petasan Pekalongan: 3 Remaja Cedera Berat, 5 Luka Ringan

Update Ledakan Petasan Pekalongan: 3 Remaja Cedera Berat, 5 Luka Ringan

PETASAN PEKALONGAN- Anggota Gegana Brimob Polda Jateng melakukan olah TKP di lokasi petasan meledak di rumah kosong di Noyontaan Gang 8, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Sabtu 21 Maret 2026 dini hari.-Tangkapan Layar-

radartegal.comMalam takbiran yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi tragedi mencekam di Kota Pekalongan. Sebuah ledakan petasan dahsyat mengguncang kawasan Noyontaan, Gang 8A, Kecamatan Pekalongan Timur, pada Sabtu dini hari 21 Maret 2026.

Insiden tersebut mengakibatkan delapan orang remaja menjadi korban. Berdasarkan data lapangan, tiga remaja dilaporkan mengalami luka berat, sementara lima lainnya mengalami luka ringan.

Kronologi Kejadian di Lokasi

Relawan IEA Pekalongan Dimas Andre, mengungkapkan bahwa laporan kejadian diterima pada pukul 02.46 WIB. Tim rescue segera diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.07 WIB untuk melakukan penanganan darurat.

Menurut keterangan saksi mata, dentuman keras terdengar sekitar pukul 02.23 WIB.

BACA JUGA: Konvoi Bawa Petasan dan Miras di Alun-Alun Slawi, Sejumlah Pelajar Diamankan Polisi

BACA JUGA: Petasan dan Miras Oplosan di Tegal Jadi Sorotan Selama Ramadan Hingga Idul Fitri 2026

"Saksi mengaku mendengar suara ledakan yang sangat keras dari depan rumahnya saat hendak ke kamar mandi," ujar Dimas.

Dahsyatnya ledakan tersebut bahkan menyebabkan bagian eternit rumah saksi jebol dan berserakan. Asap tebal sempat menyelimuti area sekitar sebelum akhirnya diketahui bahwa sumber ledakan berasal dari rumah di seberang jalan.

Evakuasi Korban ke Rumah Sakit

Dikutip dari Disway Jateng, seluruh korban ledakan petasan ini telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

  • RS Siti Khodijah Pekalongan: Merawat 7 korban.
  • RSUD Bendan Pekalongan: Menjadi rujukan untuk 1 korban lainnya.

BACA JUGA: Antisipasi Peredaran Miras Oplosan dan Petasan di Tegal Selama Ramadan, Polisi Lakukan Hal Ini

BACA JUGA: Lebaran Sederhana Ahmad Luthfi: Undang Komunitas Difabel ke Wisma Perdamaian Semarang

Penanganan Tim Gabungan

Proses evakuasi dan pengamanan lokasi melibatkan tim gabungan dari Regu 1 Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Polsek Pekalongan Timur, relawan IEA, serta warga sekitar.

Petugas menggunakan metode Collapse Structure Search and Rescue (CSSR) untuk menyisir reruntuhan bangunan guna memastikan tidak ada korban yang terjebak dan kondisi lingkungan benar-benar aman dari potensi bahaya susulan.

Saat ini, garis polisi telah terpasang di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait