108 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan, Imbas Banjir di Pekalongan
SURUT - Banjir di Pekalongan yang sebelumnya menyebabkan jalur rel kereta api terendam mulai surut--
SEMARANG, radartegal.com - Sedikitnya 108 perjalanan kereta api di wilayah Daop IV Semarang terpaksa dibatalkan. Itu, menyusul terendamnya jalur kereta akibat banjir di Pekalongan yang melanda sejak beberapa hari terakhir.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan genangan air yang menutup jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan - Sragi, saat ini telah surut. Jalur kini telah dapat dilewati kereta api, meski dengan kecepatan yang terbatas, maksimal 30 km/jam.
"Saat ini, kami memfokuskan seluruh upaya pada percepatan normalisasi jalur kereta. Itu, dilakukan untuk memastikan kondisi lintasan kembali aman dan andal untuk dilalui perjalanan kereta api," katanya.
Menurut Luqman, pasca surutnya genangan, petugas prasarana langsung melakukan berbagai langkah teknis. Antara lain, memperbaiki geometri rel atau mengembalikan posisi rel agar sesuai standar teknis baik dari sisi ketinggian, kelurusan, kemiringan, dan kestabilan.
BACA JUGA: Jalur Stasiun Pekalongan-Sragi Masih Belum Bisa Dilewati Akibat Banjir, Jadwal Kereta Dibatalkan
BACA JUGA: Hulu dan Hilir Jalur Kalibodri - Kaliwungu Sudah Bisa Dilalui Kereta Api
"Kita juga mengerahkan alat Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) untuk mengoreksi penurunan rel, memperbaiki elevasi jalur, dan menyesuaikan ketinggian rel. Selain itu juga dikerahkan excavator untuk membantu proses perbaikan lainnya," ungkapnya.
Luqman mengungkapkan, sejak terjadinya gangguan akibat genangan air, Jumat-Senin 16-19 Januari 2026, ada 108 perjalanan kereta terpaksa dibatalkan. Selain itu, 31 lainnya harus melakukan pengalihan rute (memutar) dan mengalami kelambatan.
Terkait itu, imbuh Luqman, pihaknya membuka pelayanan refund tiket. Hingga saat ini, total ada 10.985 pelanggan terdampak yang melakukan pembatalan tiket.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen untuk terus mempercepat proses normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



