Asyiiik! Program Beras Paceklik Nelayan Tegal Cair, Sasar 1.500 Penerima Manfaat

Asyiiik! Program Beras Paceklik Nelayan Tegal Cair, Sasar 1.500 Penerima Manfaat

BERSANDAR - Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Perikanan Pantai Larangan, Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Program beras paceklik nelayan Tegal segera dicairkan Pemerintah Kabupaten.-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-

Kebijakan jaring pengaman ini bukan pertama kali diterapkan di wilayah ini. Pemerintah daerah pertama kali meluncurkan Program Beras Paceklik pada tahun 2025 dan mendapatkan respons positif.

Karena dinilai sangat efektif meringankan beban masyarakat, program ini kembali dilanjutkan pada tahun 2026. Pemerintah berkomitmen mempertahankan kualitas logistik yang disalurkan ke masyarakat.

BACA JUGA:Tempat Terbaik Beli Ikan Segar di Tegal, Langsung dari Nelayan!

BACA JUGA:Respon Keluhan Nelayan di Tegal, Gubernur Jateng Perintahkan DKP Lakukan Hal Ini

Tahun ini, Pemkab Tegal menyiapkan total anggaran mencapai Rp282 juta. Dana tersebut dibagi menjadi dua peruntukan utama guna mendukung kelancaran program.

  • Rp270 juta: Dialokasikan khusus untuk pengadaan beras premium.
  • Rp12 juta: Digunakan untuk membiayai operasional penyaluran di lapangan.

Meskipun porsi biaya operasional mengalami penyesuaian, otoritas terkait memastikan mutu komoditas tidak menurun. Nelayan tetap akan menerima beras dengan standar yang sama baiknya.

"Meski anggaran operasional mengalami penyesuaian, kualitas bantuan tetap kami pertahankan," kata Wibowo menegaskan.

Pemberian bantuan seberat 10 kilogram beras premium ini hanya dilakukan satu kali dalam setiap periode paceklik. Mekanisme ini berbeda dari bantuan pangan reguler karena bersyarat pada situasi alam.

BACA JUGA:Studi Tiru ke Brebes, Nelayan Sumedang Dalami Strategi Pengembangan Perikanan

BACA JUGA:Hingga April 2026, BRI Salurkan KUR Senilai Rp65,95 Triliun, Jangkau 558 Ribu Petani dan 23 Ribu Nelayan

Validasi Data Lapangan dan Rincian Wilayah Distribusi

Distribusi komoditas pangan ini mencakup beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Tegal. Berdasarkan basis data terbaru, Kecamatan Suradadi mencatat jumlah penerima terbanyak dengan 748 nelayan.

Wilayah lain yang menyusul adalah Kecamatan Kramat dengan 500 nelayan, diikuti Kedungbanteng sebanyak 126 nelayan. Sementara itu, Warureja mencatat 101 nelayan sebagai penerima manfaat.

Jumlah yang lebih kecil tersebar di beberapa area pedalaman dan pesisir lainnya. Kecamatan Jatinegara tercatat memiliki 22 nelayan, Pangkah dua nelayan, dan Dukuhturi satu nelayan.

Mengapa Jumlah Penerima Mengalami Perubahan?

Pergeseran angka penerima manfaat dari periode sebelumnya murni dipicu oleh pembaruan data riil di lapangan. Proses pemutakhiran data ini sepenuhnya dikerjakan oleh Dinas Perikanan.

BACA JUGA:Lindungi 2.000 Nelayan Rentan, Pemkab Tegal Siapkan Rp403 Juta

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: