Hujan Es dan Puting Beliung Hantam Bumijawa Tegal, 88 Rumah Rusak

Minggu 01-11-2026,10:00 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Adi Mulyadi

Ringkasan Cepat:

  • Peristiwa: Angin puting beliung disertai hujan es menerjang Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.
  • Waktu Kejadian: Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.
  • Dampak Kerusakan: Sebanyak 88 rumah warga di Desa Soka Sari dan Desa Sumbaga mengalami kerusakan.
  • Korban Jiwa: Nihil korban jiwa dan tidak ada warga yang mengungsi.

BUMIJAWA, radartegal.com - Bencana hidrometeorologi melanda wilayah Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, setelah hujan intensitas tinggi turun secara mendadak. Cuaca buruk tersebut semakin parah karena dibarengi angin kencang serta fenomena hujan es.

Terjangan angin puting beliung itu menyapu kawasan permukiman warga pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 14.30 WIB. Mayoritas bangunan yang terdampak mengalami kerusakan struktural pada bagian atap akibat terjangan angin.

Material bangunan seperti seng lapis dan asbes berhamburan setelah disapu angin berkecepatan tinggi. Hujan lebat yang turun seketika memperparah situasi di lokasi kejadian.

Berdasarkan asesmen lapangan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal pada Jumat, 30 Oktober 2026, total ada 88 unit rumah yang terdampak. Pendataan ini melibatkan relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Desa Bumijawa.

BACA JUGA:Detik-detik Puting Beliung Sapu Permukiman Warga Bumijawa Tegal

BACA JUGA:9.800 Benih Ikan Ditebar di Sungai Kumisik dan Arus Tegal, Lestarikan Ekosistem Perairan Bumijawa

Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, mewakili Ketua PMI Iman Sisworo, menjelaskan bahwa rincian kerusakan tersebar di dua desa. Desa Soka Sari mencatat 28 rumah rusak dengan rincian 10 rusak berat, 4 rusak sedang, dan 14 rusak ringan.

Sementara itu, wilayah Desa Sumbaga mencatat angka dampak yang lebih besar dengan 60 bangunan terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 rumah mengalami rusak berat, 5 rumah rusak sedang, dan 51 rumah masuk kategori rusak ringan.

"Akibat hujan lebat disertai angin kencang tersebut, sebagian atap rumah warga mengalami kerusakan," ujar Sunarto mengonfirmasi kondisi di lapangan.

Meskipun puluhan rumah mengalami kerusakan fisik yang cukup signifikan, insiden ini membawa sedikit kelegaan karena tidak ada korban jiwa. Warga juga tidak perlu meninggalkan tempat tinggal mereka lantaran tidak ada laporan pengungsian.

BACA JUGA:Dishub Gercep Bikin Bumijawa Terang, DPRD Kabupaten Tegal Sentil Pemprov Jateng!

BACA JUGA:PJU Mati di Bumijawa Bikin Jalan Gelap, DPRD Tegal Desak Perbaikan

Pihak berwenang bersama unsur relawan terus berjaga-jaga untuk mengantisipasi potensi susulan. Angka kerusakan yang tercatat saat ini masih bersifat dinamis dan berpotensi mengalami pembaruan.

Kategori :