Latopia memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang cukup kuat. Kulitnya memberikan sensasi gurih, sementara isian memberikan rasa manis atau karakter sesuai variannya. Karena teksturnya lebih kering dan renyah, latopia juga terasa cocok disantap bersama teh atau kopi.
BACA JUGA: Pesona City Walk Tegal: Pusat Kuliner Malam & Nongkrong Estetik
BACA JUGA: Kuliner Tegal Selain Tahu Aci, Ada Makanan Apa yang Layak Dicoba?
Bakpia cenderung memberikan pengalaman makan yang lebih lembut karena perpaduan kulit dan isian yang lebih menyatu. Tentu saja, rasa akhirnya tetap bergantung pada produsen dan varian yang dipilih. Apakah Latopia Tegal Sama dengan Bakpia Jogja? Tidak.
Latopia Tegal bukan bakpia Jogja, meskipun keduanya memiliki bentuk dan bahan dasar yang mirip. Perbedaan paling jelas terdapat pada tekstur kulit, ukuran dan karakter saat dimakan. Latopia umumnya lebih besar, tebal, kering dan renyah, sedangkan bakpia lebih identik dengan kulit yang tipis dan lembut.
5. Keduanya Punya Jejak Pengaruh Kuliner Tionghoa
Kemiripan latopia dan bakpia ternyata bukan tanpa alasan. Keduanya memiliki kaitan dengan perkembangan tradisi kuliner Tionghoa yang kemudian beradaptasi dengan selera masyarakat lokal.
Bakpia sendiri berkembang menjadi salah satu identitas kuliner Yogyakarta, khususnya kawasan Pathok. Sementara latopia berkembang sebagai salah satu jajanan khas Tegal dan memiliki keterkaitan dengan komunitas Tionghoa di kawasan Pecinan Tegal.
BACA JUGA: Kuliner Khas Tegal untuk Sarapan hingga Makan Malam, Apa Saja Pilihannya?
BACA JUGA: 7 Kuliner Unik Khas Brebes yang Bikin Nagih, Ada Rujak Belut hingga Sate Blengong
Dari sinilah muncul kemiripan bentuk dan konsep antara keduanya, meskipun masing-masing daerah akhirnya memiliki karakter tersendiri.
Mana yang Lebih Renyah, Latopia atau Bakpia? Latopia Tegal umumnya lebih renyah dibandingkan bakpia Jogja. Kulit latopia cenderung lebih tebal, kering dan berlapis sehingga memberikan sensasi crunchy ketika digigit. Bakpia lebih menonjolkan tekstur kulit yang lembut dan empuk.
6. Latopia Lebih Cocok untuk Pencinta Tekstur Crunchy
Kalau kamu tipe orang yang suka camilan dengan suara “krek” ketika digigit, latopia layak dicoba. Kulitnya yang lebih tebal memberikan pengalaman makan yang berbeda dari bakpia. Isian yang padat juga membuat latopia terasa lebih mengenyangkan sebagai camilan.
Sementara itu, bakpia lebih cocok untuk kamu yang mengutamakan perpaduan kulit lembut dan isian yang menyatu. Jadi sebenarnya tidak ada yang lebih unggul secara mutlak. Pilihannya kembali pada selera masing-masing.
BACA JUGA: 12 Tempat Makan Enak di Kota Pekalongan: Ada Tauto, Nasi Megono hingga Kuliner Malam
BACA JUGA: 50 Pelaku UMKM Kuliner di Tegal Ikuti Pelatihan Keamanan Pangan, Dinkes Dorong Kantongi SPPIRT
Apa Isian Latopia Tegal yang Paling Umum?
Isian kacang hijau merupakan salah satu varian latopia yang paling dikenal dan banyak ditemukan. Selain itu, tersedia pula varian seperti cokelat, keju, durian, susu, gula aren dan rasa lainnya tergantung produsen.