3. Pemeriksaan teknisi: Xiaomi Authorized Service Center menentukan kelayakan layanan.
4. Jumlah layanan: Manfaat hanya dapat digunakan satu kali selama periode perlindungan.
Ketentuan ini membuat layanan berbeda dari klaim garansi kualitas biasa.
3. Bukti Pembelian Perlu Disiapkan
Pengguna sebaiknya menyimpan faktur atau bukti transaksi sejak membeli perangkat. Dokumen tersebut dapat diperlukan ketika mengajukan layanan kepada Xiaomi.
Identitas perangkat juga harus tetap dapat diverifikasi oleh pusat layanan. Nomor seri dan IMEI tidak boleh rusak, dihapus, atau dimanipulasi.
BACA JUGA: Daftar HP Xiaomi Chipset Snapdragon Terbaik dan Termurah: Rekomendasi Seri Redmi & POCO
BACA JUGA: 4 HP Xiaomi dengan Kamera Paling Stabil, Bisa Nge-Vlog Tanpa Gimbal
Bukti pembelian membantu memastikan perangkat memenuhi persyaratan program. Dokumen tersebut juga dapat memperjelas tanggal pembelian pertama perangkat.
Pengguna sebaiknya tidak mengandalkan kemasan saja ketika mengajukan klaim. Simpan dokumen transaksi bersama informasi perangkat untuk menghindari kendala administrasi.
Dokumen dan informasi yang sebaiknya disiapkan antara lain:
1. Faktur pembelian: Simpan dokumen transaksi dari penjual resmi Xiaomi.
2. Nomor IMEI: Pastikan identitas perangkat masih jelas dan sesuai.
3. Nomor seri: Jangan melakukan perubahan atau manipulasi pada nomor seri.
4. Kartu garansi: Bawa apabila pusat layanan memintanya saat pemeriksaan.
Persiapan dokumen dapat membuat proses verifikasi perangkat lebih mudah.
BACA JUGA: 4 Pilihan HP Lipat Xiaomi Terbaik 2026, dari Mix Flip hingga Fold Terbaru