Komponen Baterai Mobil Listrik: Kenali Anode dan Katode

Kamis 10-09-2026,12:30 WIB
Reporter : Derian Yudi Pratama
Editor : Khikmah Wati

Karena itu, elektrolit tidak bisa dipisahkan dari pembahasan keselamatan baterai. Namun, keselamatan tidak ditentukan satu komponen saja.

BACA JUGA: Daftar Mobil Listrik China untuk Perjalanan Luar Kota: Solusi Aman Mudik & Touring Antarkota

BACA JUGA: Daftar Mobil Listrik MPV Buatan China: Pilihan Terbaik untuk Mobil Keluarga & Operasional

4. Separator Mencegah Anode dan Katode Bersentuhan Langsung

Separator merupakan lapisan pemisah antara anode dan katode. Fungsinya mencegah kedua elektroda bersentuhan langsung dan menyebabkan hubungan pendek.

Pada saat bersamaan, separator tetap memungkinkan ion lithium melewatinya. Karena itu, struktur separator harus mampu memisahkan sekaligus mendukung perpindahan ion.

Kerusakan separator dapat meningkatkan risiko gangguan pada sel baterai. Desain baterai modern karena itu memperhatikan perlindungan mekanis dan termal.

Secara ringkas, empat fungsi separator adalah sebagai berikut:

BACA JUGA: 5 Mobil Listrik Buatan China Jarak Tempuh Jauh 2026: Sanggup Tembus 500+ Km Sekali Cas!

BACA JUGA: 5 Mobil Listrik MPV Buatan China 2026: Kabin Super Luas, Pintu Geser, & Mewah!

1. Memisahkan anode dan katode secara fisik.

2. Mencegah hubungan pendek langsung antar-elektroda.

3. Memungkinkan perpindahan ion lithium.

4. Mendukung kestabilan operasional sel baterai.

Empat bagian tersebut kemudian ditempatkan dalam struktur sel tertentu. Bentuknya dapat berupa prismatic, pouch, atau cylindrical.

IEA mencatat sel prismatic menjadi format yang paling banyak digunakan global. Desain cell-to-pack juga semakin berkembang untuk meningkatkan pemanfaatan ruang.

BACA JUGA: Daftar Mobil Listrik Keluarga Merek Wuling: Pilihan Paling Populer & Value for Money

Kategori :