Ada pula variasi resep rumahan yang menggunakan aci kasar. Tekstur tepung yang lebih bergerindil dapat menghasilkan sensasi berbeda setelah digoreng dibandingkan tapioka yang sangat halus.
Bawang Putih dan Ketumbar Jadi Penguat Gurih
Tahu dan aci saja tentu belum cukup. Karakter gurihnya semakin kuat berkat penggunaan bumbu sederhana seperti bawang putih, garam, dan ketumbar.
Bawang putih memberikan aroma sekaligus rasa gurih yang kuat. Sementara itu, ketumbar memberikan aroma rempah yang khas dan membuat rasa tahu aci terasa lebih kompleks.
BACA JUGA: Ada Peyek Laron! Ini 10 Kuliner Unik di Jawa Tengah yang Bikin Penasaran
Yang menarik, tahu aci tidak membutuhkan bumbu yang terlalu ramai. Justru keseimbangan antara tahu, aci, bumbu, dan kucai membuat rasanya tetap terasa khas.
Inilah salah satu alasan mengapa tahu aci terlihat sederhana tetapi mempunyai karakter rasa yang mudah dikenali.
Jangan Lupakan Daun Kucai
Bagi sebagian orang, daun kucai mungkin terlihat hanya sebagai tambahan kecil. Padahal, keberadaannya cukup penting dalam membentuk aroma khas tahu aci.
Daun kucai biasanya diiris tipis kemudian dicampurkan ke dalam adonan aci. Ketika masuk ke minyak panas, aromanya ikut keluar dan berpadu dengan bumbu serta tahu.
Tanpa kucai, tahu aci tetap bisa dibuat, tetapi karakter aromanya bisa terasa berbeda. Karena itu, jika ingin mendekati cita rasa tahu aci khas Tegal, penggunaan kucai layak diperhatikan.
BACA JUGA: Berburu Kuliner Terbaik di pusat kuliner di Kota Tegal
BACA JUGA: Bukan Cuma Warteg! Ini 5 Kuliner Legendaris di Tegal dengan Bumbu yang Bikin Ketagihan
Teknik Menggoreng Juga Menentukan Rasa
Bahan bagus belum tentu menghasilkan tahu aci yang enak jika proses menggorengnya kurang tepat.
Tahu aci idealnya menghasilkan bagian luar yang renyah, sementara bagian acinya tetap terasa kenyal. Untuk mendapatkan karakter tersebut, suhu minyak harus diperhatikan.
Tahu aci umumnya digoreng menggunakan minyak yang cukup banyak. Beberapa sumber kuliner lokal bahkan menyebut penggunaan minyak yang telah digunakan untuk menggoreng tahu aci sebagai salah satu faktor yang dipercaya memberikan karakter rasa tertentu.
Namun, dalam praktik rumahan, minyak tetap harus dipastikan bersih dan layak digunakan agar hasilnya aman dan tidak berbau tengik.