Perawatan Honda ADV 160 10.000 Km, Ini Daftar Komponen yang Perlu Diperiksa

Senin 17-08-2026,15:00 WIB
Reporter : Aditya Saputra
Editor : Khikmah Wati

Kalau ADV 160 sering dipakai di daerah berdebu, jalan proyek, atau lalu lintas perkotaan yang padat, filter udara bisa lebih cepat kotor.

Jadi, di 10.000 km jangan sekadar bertanya, "Harus ganti filter udara atau tidak?" Lebih baik minta mekanik membuka dan melihat kondisi filter secara langsung.

BACA JUGA: Panduan Perawatan Rutin Honda Vario EVO 160 Agar Performanya Tetap Prima

BACA JUGA: Keunikan Honda Click 160 Thailand 2026, Skutik 160 cc Sporty dengan Fitur Modern

Jika sudah kotor atau kemampuan penyaringannya menurun, penggantian lebih masuk akal daripada dipaksakan digunakan.

4. Busi Tidak Selalu Wajib Diganti

Busi juga perlu diperiksa saat servis 10.000 km. Mekanik dapat melihat kondisi elektroda, tingkat keausan, serta indikasi pembakaran dari kondisi busi. Jika masih layak, tidak otomatis harus diganti hanya karena odometer sudah menunjukkan 10.000 km.

Sebaliknya, kalau elektroda sudah aus atau terdapat tanda pembakaran yang tidak normal, penggantian bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.

Apakah busi ADV 160 wajib diganti pada 10.000 km? Tidak selalu. Pada 10.000 km, busi sebaiknya diperiksa terlebih dahulu. Penggantian dilakukan berdasarkan kondisi dan interval yang tercantum dalam pedoman perawatan motor.

BACA JUGA: Honda CB300F Twister 2027 Makin Canggih, Ini Bocoran 8 Daftar Teknologi Terbarunya

BACA JUGA: Honda Vario Evo 160 untuk Harian: Ini yang Perlu Diperhatikan dari BBM hingga Kondisi Aki!

5. CVT Justru Wajib Mendapat Perhatian

Nah, bagian ini yang sering membuat pemilik motor matic penasaran. Apakah V-belt ADV 160 harus diganti di 10.000 km? Jawabannya tidak otomatis.

Yang lebih penting adalah melakukan inspeksi terhadap sistem CVT. Mekanik sebaiknya memeriksa V-belt, roller, rumah roller, pulley, kampas kopling ganda, serta kondisi ruang CVT.

Jika V-belt masih dalam kondisi baik dan belum mencapai batas pemakaian yang ditentukan, tidak perlu buru-buru menggantinya.

Sebaliknya, jika ditemukan retakan, keausan berlebihan, atau gejala seperti getaran dan suara tidak normal, komponen terkait harus mendapatkan perhatian.

BACA JUGA: Beda Oli MPX2 dan SPX2 Honda: Jangan Salah Pilih, Mana yang Lebih Bagus untuk Matic?

BACA JUGA: Ciri-ciri Aki Motor Honda Mulai Lemah dan Kebiasaan Sepele yang Membuatnya Cepat Soak

6. Kampas Rem dan Cakram Harus Dicek

Kategori :