Rakorda SE 2026: Pemkot Tegal Siap Sukseskan Sensus Ekonomi

Jumat 07-08-2026,10:30 WIB
Reporter : Adi Mulyadi
Editor : Adi Mulyadi

SEMARANG, radartegal.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus mempercepat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Capaian pendataan di wilayah ini dilaporkan telah menembus angka 80,10 persen per 5 Agustus 2026, menempatkan Jawa Tengah di atas rata-rata nasional.

Sinergi Kepala Daerah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bergabung bersama seluruh jajaran kepala daerah se-Jawa Tengah dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh BPS Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Pertemuan strategis ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengawal kelancaran proses pendataan usaha di lapangan. Pemerintah Kota Tegal sendiri menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh validitas data yang dihasilkan di daerah.

Pencapaian Melampaui Rata-Rata Nasional

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan apresiasi tinggi kepada BPS dan seluruh tim lapangan atas progress signifikan yang diraih. Angka capaian 80,10 persen mencerminkan kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

BACA JUGA:Ahmad Luthfi Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 36.891 Petugas di Jateng

BACA JUGA:Libatkan 1.500 Petugas, Tim Sensus Ekonomi 2026 Siap Sisir 14 Kecamatan di Pemalang

Taj Yasin menekankan bahwa sensus sepuluh tahunan ini memegang peranan krusial bagi masa depan kawasan. Data yang terkumpul akan menjadi landasan utama perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

"Capaian ini luar biasa. Terima kasih kepada seluruh petugas sensus yang telah bekerja di lapangan dan kepada pemerintah daerah yang terus mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi. Kita berharap target pendataan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan BPS," ujar Taj Yasin.

Dia juga mengingatkan bahwa keberhasilan agenda nasional ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan.

Sensus Ekonomi Sebagai 'General Check-Up' Struktur Bisnis

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry B. Harmadi, mengibaratkan pendataan ini layaknya pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi perekonomian nasional. Perubahan lanskap bisnis pascapandemi membuat peta usaha bergerak sangat dinamis.

BACA JUGA:Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Pemalang Rsmi Dicanangkan Bupati

BACA JUGA:1.320 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Data Warga Kabupaten Tegal

Saat ini, batas kawasan industri dan pemukiman semakin kabur akibat masifnya bisnis berbasis digital dari rumah. Pemutakhiran data secara akurat menjadi kebutuhan mendesak agar intervensi pemerintah tidak salah sasaran.

"Sejak tahun 2020 struktur perekonomian mengalami perubahan yang sangat cepat. Hari ini usaha bisa tumbuh dari rumah, sehingga pemerintah membutuhkan data yang akurat agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kondisi di lapangan," terang Sonny.

Potensi Ekonomi Jawa Tengah di Tingkat Nasional

Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2025, Jawa Tengah mengokohkan posisinya di peringkat keempat ekonomi terbesar di Indonesia. Wilayah ini berada tepat di bawah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Kategori :