Rakorda SE 2026: Pemkot Tegal Siap Sukseskan Sensus Ekonomi
SAMBUTAN - Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin sampaikan sambutan dalam Rakorda Sensus Ekonomi 2026 Jawa Tengah.-istimewa-
SEMARANG, radartegal.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus mempercepat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Capaian pendataan di wilayah ini dilaporkan telah menembus angka 80,10 persen per 5 Agustus 2026, menempatkan Jawa Tengah di atas rata-rata nasional.
Sinergi Kepala Daerah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bergabung bersama seluruh jajaran kepala daerah se-Jawa Tengah dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh BPS Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.
Pertemuan strategis ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengawal kelancaran proses pendataan usaha di lapangan. Pemerintah Kota Tegal sendiri menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh validitas data yang dihasilkan di daerah.
Pencapaian Melampaui Rata-Rata Nasional
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan apresiasi tinggi kepada BPS dan seluruh tim lapangan atas progress signifikan yang diraih. Angka capaian 80,10 persen mencerminkan kerja keras seluruh pihak yang terlibat.
BACA JUGA:Ahmad Luthfi Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 36.891 Petugas di Jateng
BACA JUGA:Libatkan 1.500 Petugas, Tim Sensus Ekonomi 2026 Siap Sisir 14 Kecamatan di Pemalang
Taj Yasin menekankan bahwa sensus sepuluh tahunan ini memegang peranan krusial bagi masa depan kawasan. Data yang terkumpul akan menjadi landasan utama perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
"Capaian ini luar biasa. Terima kasih kepada seluruh petugas sensus yang telah bekerja di lapangan dan kepada pemerintah daerah yang terus mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi. Kita berharap target pendataan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan BPS," ujar Taj Yasin.
Dia juga mengingatkan bahwa keberhasilan agenda nasional ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan.
Sensus Ekonomi Sebagai 'General Check-Up' Struktur Bisnis
Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry B. Harmadi, mengibaratkan pendataan ini layaknya pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi perekonomian nasional. Perubahan lanskap bisnis pascapandemi membuat peta usaha bergerak sangat dinamis.
BACA JUGA:Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Pemalang Rsmi Dicanangkan Bupati
BACA JUGA:1.320 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Data Warga Kabupaten Tegal
Saat ini, batas kawasan industri dan pemukiman semakin kabur akibat masifnya bisnis berbasis digital dari rumah. Pemutakhiran data secara akurat menjadi kebutuhan mendesak agar intervensi pemerintah tidak salah sasaran.
"Sejak tahun 2020 struktur perekonomian mengalami perubahan yang sangat cepat. Hari ini usaha bisa tumbuh dari rumah, sehingga pemerintah membutuhkan data yang akurat agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kondisi di lapangan," terang Sonny.
Potensi Ekonomi Jawa Tengah di Tingkat Nasional
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

