Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN, Gerindra Tegal Soroti Efisiensi SPPG

Sabtu 25-07-2026,10:00 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Adi Mulyadi

SLAWI, radartegal.com – Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia mendapat sambutan hangat dari jajaran daerah. Dukungan penuh salah satunya mengalir dari Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tegal, Rudi Indrayani.

Rudi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono merupakan langkah yang sangat tepat. Ia meyakini estafet kepemimpinan ini bakal membawa dampak positif bagi efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tanggung jawab mengelola BGN dipandang bukan sekadar pengisian posisi strategis, melainkan investasi besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tanah Air.

"Kami yakin beliau mampu menjaga amanah itu untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara," ungkap Rudi pada Jumat (24/7/2026).

BACA JUGA:IPAL Tak Sesuai Standar, BGN Hentikan 386 SPPG di Jawa Tengah, 11 Diantaranya di Pemalang

BACA JUGA:203 SPPG di Brebes yang Aktif Salurkan MBG dengan Sasaran 449 Ribu Penerima Manfaat

Rekam Jejak dan Integritas Jadi Modal Utama

Keyakinan publik terhadap figur Sudaryono dinilai bukan tanpa alasan. Berdasarkan rekam jejaknya, ia dikenal selalu menuntaskan berbagai penugasan dengan profesionalisme tinggi serta konsistensi yang terjaga.

Rudi menuturkan bahwa pengalaman dan pemahaman mendalam yang dimiliki Sudaryono akan menjadi fondasi kuat. Modal ini penting untuk memperkuat kelembagaan BGN dalam menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

"Di beberapa tempat dan di beberapa lini, beliau bisa menyelesaikan tugas-tugasnya dengan amanah, baik, dan konsisten. Itu yang saya tahu," tutur Rudi.

Ia menambahkan, figur Sudaryono layak menjadi contoh dalam memimpin lembaga yang mengurus gizi generasi penerus bangsa.

BACA JUGA:Alasan 138 SPPG di Kabupaten Tegal Belum Beroperasi

BACA JUGA:Evaluasi MBG: 16 Unit SPPG di Kabupaten Tegal Kena Suspend Sementara

"Kami meyakini beliau memiliki kapasitas, pengalaman, dan pemahaman yang kuat untuk melanjutkan serta memperkuat pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia," tambahnya.

Dorong Evaluasi SPPG agar Hemat Anggaran Negara

Di samping memberikan apresiasi, Rudi menyampaikan beberapa masukan konstruktif untuk memantapkan operasional BGN di tingkat daerah. Salah satu poin utamanya adalah efisiensi keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sebagai ujung tombak penyaluran program di daerah, jumlah dan persebaran SPPG dinilai perlu ditinjau kembali secara berkala. Hal ini penting untuk memastikan asas efisiensi anggaran negara tetap terjaga dengan baik.

Kategori :