Program MBG Libur, Harga Bahan Pangan di Tegal Hancur
MENATA - Jes sedang menata telur ayam yang dijajakan di kiosnya yang berada Pasar Pagi. Pedagang bahan pangan di Pasar Pagi Tegal keluhkan merosotnya harga sebagai imbas liburnya Program MBG.-K. Anam Syahmadani/Radar Tegal Grup-
TEGAL, radartegal.com - Riuh rendah obrolan antarpedagang memecah keheningan di salah satu lorong Pasar Pagi Kota Tegal, Kamis, 9 Juli 2026 pagi. Di sela-sela menanti pembeli, para pedagang di pasar terbesar Kota Bahari ini sibuk memperbincangkan tren harga bahan pangan di Tegal yang mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir, imbas dari liburnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.
Komoditas daging ayam dan telur ayam menjadi dua bahan pangan yang paling terdampak. Sebelumnya, tingginya permintaan untuk memasok Program MBG sempat mendongkrak harga kedua komoditas tersebut, namun kini kondisinya berbalik 180 derajat dan memukul pendapatan para pedagang lokal.
Seorang pedagang daging ayam di Pasar Pagi, Sri (53), mengungkapkan bahwa lesunya permintaan ini membuat harga komoditas daging ayam merosot jauh dibanding saat program besutan Pemerintah Pusat tersebut berjalan aktif.
“Sejak MBG libur, harga daging ayam turun,” ujar Sri saat ditemui di lapaknya, Kamis pagi.
BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Usulkan Dispensasi Parkir Salat Jumat di Masjid Agung
BACA JUGA:Pemkot Perkuat Kompetensi dan Pemahaman Hukum ASN di Tegal
Perempuan asal Kelurahan Margadana ini mengenang, saat Program MBG berjalan, harga daging ayam sempat menyentuh angka Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Namun saat ini, harganya anjlok di kisaran Rp33.000 hingga Rp34.000 per kilogram.
Melalui momentum ini, Sri menaruh harapan besar agar pemerintah melibatkan langsung pedagang pasar tradisional dalam rantai pasok Program MBG ke depan.
“Kalau bisa belinya langsung ke pedagang pasar, jangan ke bos-bos,” tambah perempuan yang sudah tiga dekade berdagang tersebut, berharap asas keadilan ekonomi bisa menyentuh pelaku usaha kecil.
Jeritan Pedagang Pasar Pagi Terkait Fluktuasi Harga Bahan Pangan di Tegal
Kondisi serupa juga dijumpai di los penjualan telur ayam. Jes (40), salah satu pedagang telur di Pasar Pagi Kota Tegal, mengonfirmasi adanya penurunan harga yang signifikan akibat hilangnya serapan pasar dari program MBG.
BACA JUGA:Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini, Pemkot Tegal Gelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi
BACA JUGA:Lawan Narkoba Lewat Digital, Saka Anti Narkoba Tegal Gelar Jambore Virtual 2026
Menurut Jes, harga telur ayam yang sebelumnya sempat melambung mendekati Rp30.000 per kilogram, kini merosot tajam dalam waktu singkat.
“Sekarang Rp22.000 per kilogram,” kata Jes sembari menata dagangannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

