Pemprov Jateng Raih Penghargaan KPK, Lampaui Target E-Learning ASN Berintegritas

Rabu 17-06-2026,20:30 WIB
Reporter : Zuhlifar Arrisandy
Editor : Zuhlifar Arrisandy

JAKARTA, radartegal.com — Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dalam membangun birokrasi yang bersih, mendapatkan apresiasi tinggi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini ditunjukkan dengan pemberian penghargaan atas keberhasilannya, dalam mengimplementasikan Program E-Learning Aparatur Sipil Negara (ASN) Berintegritas.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto, kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Penyerahan dilakukan dalam seremoni Launching Nasional Program E-Learning ASN Berintegritas di Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta, pada, Rabu 17 Juni 2026.

Prestasi ini terbilang istimewa, karena Pemprov Jawa Tengah berhasil mencatatkan capaian signifikan. Dari target awal sebanyak 2.500 ASN yang ditetapkan oleh KPK, Jateng mampu mengikutsertakan 7.245 ASN dalam program edukasi tersebut. 

Angka ini setara dengan 289,8 persen, dari target yang dipatok oleh lembaga antirasuah. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan partisipasi ini merupakan langkah nyata, untuk memperkuat marwah institusi melalui budaya antikorupsi. 

BACA JUGA: Pemprov Jateng Wujudkan Nilai-nilai Pancasila Melalui Kebijakan dan Gerakan Nyata

BACA JUGA: Daftar Juara Menulis Artikel Program Pemprov Jateng: Gagasan Segar Mahasiswa untuk Daerah

Menurutnya, pemahaman integritas menjadi fondasi utama bagi 47 ribu ASN di Jateng. Utamanya dalam mewujudkan clear and good governance.

Mengapa Program E-Learning ASN Berintegritas Penting bagi Tata Kelola Pemerintahan di Pemprov Jawa Tengah?

Program e-learning ini dirancang sebagai instrumen pencegahan, agar ASN terhindar dari perilaku menyimpang dan penyalahgunaan wewenang. Dengan modul yang telah dikaji secara komprehensif, program ini memberikan pemahaman mendalam mengenai batasan hukum dan etika kerja. 

Gubernur Luthfi menambahkan, pihaknya melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) akan terus menggelorakan program ini. Antara lain dilakukan secara berkelanjutan, untuk memastikan seluruh ASN memiliki standar integritas yang seragam.

Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, mengungkapkan keberhasilan Pemprov Jawa Tengah ini melampaui target. Ditegaskan Uswatun, prestasi ini adalah buah dari antusiasme ASN yang tinggi. Meski sempat menghadapi kendala teknis.

BACA JUGA: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Iduladha 2026 Sehat, Pemprov Jateng Lakukan Hal Ini

BACA JUGA: Terima Bantuan Pemprov Jateng Rp900 Juta, Dinperwaskim Brebes Bangun Rumah Korban Bencana

Namun, beber Uswatun, kini pihaknya telah menyusun strategi keberlanjutan. Pemprov menargetkan seluruh ASN—sekitar 47 ribu hingga 49 ribu orang—dapat menyelesaikan pelatihan ini secara bertahap.

Apa Saja Langkah Perbaikan BPSDMD untuk Optimalisasi E-Learning ASN?

Menanggapi kendala awal seperti migrasi materi dan kepadatan akses server, BPSDMD berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Digital telah menyiapkan langkah mitigasi. Strategi yang dijalankan meliputi penguatan infrastruktur Virtual Private Server (VPS), optimalisasi konten agar lebih ringan diakses, serta pengaturan jumlah peserta per angkatan yang lebih proporsional. 

Kategori :