"Tahun 2021 program tersebut berjalan, tapi tahun 2024 malah tinggi. Kemudian kami berharap agar acara seremonial yang tidak berdampak terhadap masyarakat, lebih baik dikurangi," terangnya.
BACA JUGA: Ratusan Mahasiswa di Brebes Dapat Materi Wawasan Kebangsaan dari Kesbangpol
BACA JUGA: Laksanakan Tugas Mulia, Mahasiswa Tegal Ikut Misi Kemanusiaan Pascabencana di Aceh
Menanggapi itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan pendidikan menjadi salah satu prioritas dari Pemerintah Kota. Sebagai bukti, untuk anggaran pendidikan alokasinya mencapi 21 persen.
"Selain itu, kami juga sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka putus sekolah. Salah satunya dengan melibatkan relawan pendidikan," jelasnya.