TEGAL, radartegal.com - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengukuhkan forum relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kelurahan. Forum tersebut berisi 189 relawan dari total 27 Kelurahan yang ada di Kota Bahari.
Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, dalam laporannya menyampaikan pembentukan Forum Relawan PMI Kelurahan merupakan bagian dari pengembangan organisasi. Sesuai amanat Undang-Undang 1/2018 tentang Kepalangmerahan.
“Forum ini dibentuk untuk membantu PMI dalam tugas-tugas kepalangmerahan. Khususnya dalam pengerahan pendonor darah dan kegiatan kemanusiaan lainnya,” jelasnya.
Menurut Agus, tujuan utama pembentukan forum, untuk mendukung ketersediaan darah di fasilitas pelayanan kesehatan. Serta meringankan penderitaan masyarakat akibat bencana maupun kondisi darurat lainnya.
BACA JUGA: Pimpin Apel Akhir Bulan, Wakil Wali Kota Tegal Sampaikan Hal Ini
BACA JUGA: Wali Kota Tegal Dedy Yon Tandatangani Pakta Integritas Antikorupsi
Kegiatan itu, juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dalam suasana Idulfitri. Sekaligus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun Kota Tegal yang lebih maju dan sejahtera.
Agus menambahkan, total relawan yang dikukuhkan sebanyak 189 orang dari 27 Kelurahan yang ada. Dengan rincian, masing-masing kelurahan sebanyak 7 orang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran vital dalam membantu masyarakat. Utamanya, dalam kondisi darurat, bencana, dan kegiatan sosial lainnya.
“Keberadaan relawan PMI menjadi ujung tombak dalam menjalankan misi kemanusiaan. Karenanya, pembentukan forum relawan hingga tingkat kelurahan ini merupakan langkah yang sangat tepat,” ujar Dedy Yon.
BACA JUGA: 5 Prioritas Pembangunan Kota Tegal Dalam LKPJ Wali Kota TA 2025
BACA JUGA: Wali Kota Sampaikan LKPJ dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal
Dedy Yon berharap dengan adanya forum tersebut, koordinasi, komunikasi, dan sinergi antar relawan semakin kuat sehingga respons terhadap berbagai situasi darurat dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terorganisir.
Menurutnya, Kota Tegal memiliki potensi sekaligus tantangan, termasuk risiko bencana seperti banjir rob dan genangan. Dalam kondisi tersebut, keberadaan relawan yang tangguh, terlatih, dan siap siaga menjadi sangat penting.
“Forum Relawan PMI Kelurahan tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan kemanusiaan. Tetapi juga sebagai agen edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesiapsiagaan dan kepedulian sosial,” tambahnya.