Dua Jenazah Ditemukan di Atap Masjid di Brebes, Polisi Ungkap Hal Ini

Kamis 26-03-2026,19:30 WIB
Reporter : Dedi Sulastro
Editor : Teguh Mujiarto

BREBES, radartegal.com - Terkait penemuan dua jenazah pria di atap atau dak masjid di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, pihak kepolisian akhirnya buka suara. Polisi memastikan kedua jenazah meninggal akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Brebes AKP Farid Nur Aziz saat dikonfirmasi media, Kamis 26 Maret 2026.

Kasatreskrim menyebutkan, terkait penemuan jenazah dua pria di Pengaradan, Kecamatan Tanjung telah dilakukan visum terhadap kedua korban. Dan hasilnya menyebutkan, terdapat luka bakar di sekujur tubuh korban. 

"Jadi kami telah melaukan visum di RSUD Brebes yang menyatakan seperti itu (ada luka bakar). Untuk estimasi kematian diperkirakan empat sampai lima hari," ujarnya.

BACA JUGA: Misteri Penemuan Jenazah dalam Koper di Brebes, Korban Sempat Pamit Nagih Utang

BACA JUGA: Penemuan Jenazah dalam Koper di Brebes, Korban Ternyata Ketua RW

Untuk penyebab kematian sendiri, kata dia, dikarenakan terengat arus listrik bertegangan tinggi. Jadi dapat diterangkan di TKP tersebut atau dak masjid ada kabel yang bertegangan tinggi yang menjuntai didasar atap masjid.

Hal ini, lanjutnya, dikuatkan oleh saksi yang akan menolong korban dan ingin menolongnya di lokasi kejadian juga tersengat listrik. Dan saat ini, saksi yang hendak menolong juga dirawat di RSUD karena mengalami luka dibagian tangan dan muka.

"Jadi dapat dipastikan untuk kematian kedua korban karena tersengat aliran listrik bertegangan tinggi," terangya.

Sebelumnya diberitakan, dikabarkan hilang saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, dua warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung ditemukan dalam kondisi meninggal duni, Rabu 25 Maret 2026 malam. Keduanya ditemukan di atas atap lantai tiga Masjid Miftahul Jannah desa setempat. 

BACA JUGA: Jenazah ABK Brebes yang Jatuh ke Laut di Perairan Laut Jawa Tiba di Rumah Duka

BACA JUGA: Guru dan Staf SD Muhammadiyah Slawi Dalami Pemulasaran Jenazah: Belajar Mengantarkan dengan Ikhlas

Kedua korban yang dikabarkan hilang dan ditemukan meninggal dunia yakni berinisial I (29) dan BS. Keduanya, dikabarkan hilang sejak hari raya Idul Fitri, Sabtu, 21 Maret lalu dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pihak keluarga. Termasuk berita kehilangan kedua korban di posting ke media sosial.

Salah seorang kerabat dari korban kepada media menyampaikan sebelum korban ditemukan meninggal dunia, dirinya sempat didatangi korban. Saat itu dirinya tengah memasang lampu led di menara kubah, pada Jumat, 20 Maret 2026 lalu.

"Adik sepupu saya minta anterin ke rumah istrinya, namun saya bilang lagi sibuk. Lalu saya lihat keduanya turun ke bawah," kata Marhadi, saat ditemui awak media di Kamar Mayat RSUD Brebes, Rabu malam.

Kategori :