Jembatan Gantung Sangkanjaya Tegal Amblas, 2.000 Warga Desa Terisolir

Jembatan Gantung Sangkanjaya Tegal Amblas, 2.000 Warga Desa Terisolir

AMBLAS - Kondisi Jembatan Sungai Gung Desa Sangkanjaya, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal yang amblas dan tidak bisa dilewati, Kamis 26 Maret 2026 pagi.-Yeri Noveli-

BALAPULANG, radartegal.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tegal berujung duka bagi masyarakat Desa Sangkanjaya. Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Gung, penghubung utama menuju Danawarih dan Slawi, dilaporkan amblas pada Rabu 25 Maret 2026 malam.

Peristiwa ini menyebabkan aktivitas 2.000 warga dari 450 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung. Jembatan sepanjang 150 meter tersebut merupakan satu-satunya akses vital bagi pelajar, petani, hingga pekerja.

Pondasi Sisi Timur Tak Kuat Tahan Arus Sungai Gung

Menurut penuturan Fakih, warga RT 02 RW 01 Desa Sangkanjaya, amblasnya jembatan dipicu oleh debit air Sungai Gung yang meningkat drastis sejak Rabu sore.

"Air sungai naik sangat cepat dan arusnya sangat deras. Pondasi di sisi timur akhirnya tidak kuat menahan beban dan amblas. Kami tidak menyangka kerusakannya separah ini," ujar Fakih saat ditemui pada Kamis 26 Maret 2026 pagi.

BACA JUGA: Sempat Terisolir, Warga Penakir Pemalang Akhirnya Nikmati Jembatan Baru

BACA JUGA: Bupati Tegal Tinjau Perbaikan Jalan Ambles dan Pembangunan Jembatan Kalierang, Ini Target Selesainya

Kini, jembatan dengan lebar 1,5 meter itu tidak lagi bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Desa Sangkanjaya praktis terisolasi dari dunia luar.

Jalan Alternatif Berlumpur, Pemudik Gagal Balik

Kondisi semakin sulit karena jalan alternatif sepanjang 1,8 km yang sempat dibangun Kodim 0712/Tegal belum sepenuhnya rampung. Baru sekitar 600 meter yang sudah dipadatkan, sementara sisanya masih berupa tanah liat yang sangat licin.

"Kalau hujan seperti sekarang, motor saja tidak bisa lewat, apalagi mobil. Benar-benar berlumpur," tambah Fakih.

Dampak sosialnya pun meluas hingga ke para perantau. Beberapa warga yang hendak kembali bekerja setelah mudik Lebaran terpaksa membatalkan perjalanan.

BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Kalierang Tegal Tak Rampung Saat Lebaran, Ini Jalur Alternatif yang Pemkab Siapkan

BACA JUGA: Jembatan Jalan Provinsi Sitanggal Brebes Amblas, DPUPR Jateng Respon Begini

"Ada yang sudah pegang tiket kereta, tapi akhirnya hangus karena tidak ada akses keluar desa," ungkapnya sedih.

Kerugian Ekonomi Capai Ratusan Juta Rupiah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: