"Selain itu juga karena provinsi ini concern terhadap pengambangan investasi. Realisasi investasi di Jateng tahun lalu sekitar Rp88,6 triliun," terangnya.
Menurut Gubernur, Kanada baru di urutan ke 40-an negara sumber investasi. Karenanya, pihak dia ingin Kanada meningkatkan investasi di sektor lain dan dapat membantu memajukan Jawa Tengah.
Diketahui, pada periode 2021-2025, Kanada menempati ranking ke-49 dengan total investasi Rp4,35 miliar. Beberapa sektor unggulan investasi dadi Kanada antara lain industri kimia dan farmasi (52%), perdagangan dan reparasi (25%), hotel dan restoran (1%), dan industri lainnya (22%).
Dalam kesempatan itu, Luthfi secara tegas menawarkan peluang investasi dalam bidang pertanian dan kesehatan. Apalagi tahun ini program-program Pemprov Jateng diprioritaskan ketahanan pangan guna mendukung swasembada pangan dan penumpu pangan nasional.