Ajarkan Cara Beternak Ayam Kampung, Sumanto: Cukup Sepuluh Betina dan Satu Jantan
Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak cara beternak ayam kampung sederhana--
KARANGANYAR, radartegal.com - Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan beternak ayam kampung secara sederhana sebagai sumber pendapatan tambahan yang menjanjikan. Itu, dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Menurutnya, beternak ayam kampung relatif mudah dan tidak membutuhkan modal besar. Peternakan berdaya dapat dimulai dari skala kecil dengan memelihara sepuluh ayam kampung betina dan satu ayam kampung jantan.
"Ini modalnya kecil dan tidak muluk-muluk, tapi hasilnya menjanjikan. Bisa dimulai dari skala kecil dengan memelihara sepuluh ayam kampung betina dan satu ayam kampung jantan," ujarnya saat menggelar Sosialisasi di Kabupaten Karanganyar, belum lama ini.
Selain itu, kata Sumanto, permintaan pasar terhadap daging dan telur ayam kampung cenderung stabil. Bahkan meningkat karena dianggap lebih sehat dan memiliki cita rasa khas dibandingkan ayam ras.
BACA JUGA: Ramadan 2026: Ketua DPRD Jateng Sumanto Sebut Ekonomi Rakyat Meningkat Signifikan
BACA JUGA: Ajak Warga Kembangkan Pertanian Organik, Sumanto: Mulai dari Skala Rumah Tangga
Menurut Sumanto, beternak ayam kampung tidak harus langsung dalam jumlah besar. Yang penting konsisten dalam perawatan, menjaga kebersihan kandang, serta memperhatikan kesehatan ayam.
Ayam kampung sendiri memiliki keunggulan daya tahan tinggi terhadap penyakit, pertumbuhannya cepat, produksi telur tinggi mencapai 60 hingga 100 butir per tahun. Dagingnya gurih dan disukai pasar lokal, serta cocok untuk usaha skala kecil dan menengah.
Sementara itu, pencegahan dari penyakit juga relatif mudah. Yaitu dengan memberikan ramuan Kunyit, Temulawak, Jahe (Kuteja), menghindari kandang lembap, membuat ventilasi udara, karantina ayam baru minimal 7 hari, serta menjaga kebersihan kandang.
Sumanto mengatakan, pakan ayam juga bisa memanfaatkan racikan limbah dapur yang direbus. Setelah pakan racikan diberikan secara rutin pada ayam kampung petelur, berpotensi menghasilkan telur dengan kandungan omega 3 yang lebih tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan dan nutrisi otak.
BACA JUGA: Dana Desa Terjun Bebas, Ketua DPRD Jateng Sumanto Dorong Kades Terapkan Skala Prioritas Pembangunan
BACA JUGA: Kutip Ucapan Bung Karno, Sumanto Dorong Media Lokal Terus Berkembang
Hal tersebut ditandai dengan kualitas kuning telur yang lebih padat dan elastis. Sehingga tidak mudah pecah saat dicubit sebagai indikator meningkatnya kandungan omega 3.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

