Cadangan beras tersebut juga dimanfaatkan untuk penanganan bencana. Sejumlah daerah seperti Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Tegal telah mengajukan penggunaan CBP dan telah mendapat persetujuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
BACA JUGA: Hari Ini, Harga Bawang Merah di Brebes Turun dan Beras Naik
BACA JUGA: Turut Jaga Stabilitas Harga, Polisi di Tegal Gelontorkan Beras Murah kepada Warga
"Penyaluran tahap pertama di Kota Pekalongan mencapai 12 ton dan tahap kedua 52 ton, sementara Kabupaten Pekalongan 9 ton, Kabupaten Pemalang 13 ton, dan Kabupaten Tegal 12 ton," ungkap Agung.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Bulog, Marga Taufik, bersama dinas terkait, Satgas Pangan Polres, dan Kodim melakukan pemantauan harga di pasar tradisional maupun ritel modern di Kota Tegal, Selasa (24/02/26).
Hasil monitoring menunjukkan harga masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni beras medium Rp13.500 per kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, dan minyak goreng Rp15.700 per liter.
"Dengan kolaborasi lintas sektor, Bulog optimistis stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Tegal dan sekitarnya tetap terjaga hingga Lebaran," pungkas Agung.