BREBES, radartegal.com - Pemkab Brebes bersama jajaran TNI-Polri dan seluruh elemen lintas sektoral menyatukan persepsi dalam memastikan perayaan bulan Puasa 2026 berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat. Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang digelar di Aula Lantai 5 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Jumat 20 Februari 2026.
Membuka rakor, Wakil Bupati Brebes Wurja menekankan pentingnya sinergi antar lembaga sebagai fondasi utama menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan.
“Kita ingin memastikan seluruh warga Brebes dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Sinergitas seluruh elemen sangat krusial dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah potensi penyakit masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bulan puasa bukan hanya peningkatan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial. Meski begitu, di bulan puasa ini mobilitas warga meningkat. Mulai aktivitas ekonomi, hingga kegiatan keagamaan yang berlangsung hingga malam hari.
BACA JUGA: Selama Puasa, Jam Kerja ASN Brebes Berubah
BACA JUGA: Jelang Puasa, Pemkab Brebes Bakal Gelar OPM di 8 Pasar Tradisional
“Aktivitas masyarakat bertambah, mobilitas meningkat, kegiatan keagamaan berlangsung hingga malam hari, dan kebutuhan pokok melonjak. Kondisi ini menuntut kita untuk hadir memberikan rasa aman,” jelasnya.
Untuk itu, ia menginstruksikan langkah strategis, di antaranya peningkatan patroli oleh jajaran TNI dan Polri di titik-titik rawan guna mengantisipasi balap liar, penggunaan petasan berlebihan, serta potensi konflik sosial. Pemerintah daerah juga berkomitmen melakukan langkah preventif terukur agar suasana Ramadan tetap aman, nyaman, dan harmonis.
“Melalui koordinasi yang solid dan langkah preventif yang terukur, kita optimis Kabupaten Brebes dapat melalui Ramadan dengan suasana yang aman, damai, dan penuh keberkahan,” pungkasnya .
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardiansyah menginstruksikan seluruh jajaran satuan fungsi hingga tingkat Polsek untuk meningkatkan kehadiran aktif di lapangan, khususnya dalam mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) yang berpotensi meningkat selama Ramadan.
BACA JUGA: Kapolres Brebes Instruksikan Tindak Tegas Penyakit Masyarakat Selama Ramadan 2026
“Kita tidak ingin Ramadan ternoda oleh aksi-aksi kriminalitas. Saya minta seluruh jajaran lebih banyak aksi di lapangan, bukan sekadar arahan. Kita harus hadir di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman,” tegasnya.