Berbagai bencana tersebut berdampak pada 7 orang korban meninggal dunia, 5 luka-luka, 9.729 orang mengungsi, dan 308.108 orang terdampak. Selain itu juga berdampak pada kerusakan rumah tinggal, fasilitas umum, hingga lahan pertanian dan lahan perikanan.
Sekda Jateng Sumarno mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menangani bencana yang ada di wilayahnya. Langkah cepat yang Pemprov ambil mulai dari rekayasa cuaca, hingga memastikan penyaluran logistik ke warga yang terdampak.
BACA JUGA: Lestarikan Seni Budaya, Ketua DPRD Jateng Ajak Generasi Muda Bikin Konten Kreatif
BACA JUGA:Ketua DPRD Jateng Sumanto Dorong Petani Maksimalkan Penggunaan Pupuk Organik
“Kami memastikan semua warga terdampak mendapatkan bantuan, dan tim di lapangan bisa bekerja tanpa kendala teknis,” kata Sumarno, seusai Rapat Paripurna DPRD Jateng, di Gedung Berlian, Senin 2 Februari 2026.
Selain itu, Pemprov melakukan pemulihan akses jalur-jalur logistik yang terdampak. Keberhasilan pemulihan akses sangat krusial, agar bantuan pangan dan medis bisa mencapai titik pengungsian.
Meski fokus saat ini adalah penyelamatan dan bantuan darurat, Sumarno menyatakan, rencana rehabilitasi sudah disiapkan, sambil menunggu cuaca benar-benar stabil.