Jembatan Wisata Guci Ambruk, DPRD Tegal Desak Perbaikan Cepat Pakai Dana BTT

Selasa 27-01-2026,21:08 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Khikmah Wati

SLAWI, radartegal.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tegal mendesak pemerintah daerah segera membangun kembali jembatan vital di kawasan Wisata Alam Guci, Bumijawa. Infrastruktur tersebut lumpuh total setelah diterjang banjir bandang dahsyat pada Sabtu dini hari 24 Januari 2026.

Keterlambatan pembangunan dinilai akan memperburuk kondisi ekonomi warga yang bergantung penuh pada sektor pariwisata.

Tiga Jembatan Vital Terputus Total

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Sugono mengungkapkan sedikitnya ada tiga jembatan utama yang hancur diterjang arus. Lokasi tersebut meliputi area Pancuran 13, jembatan gantung Pancuran 5, dan akses menuju Curug Jedor.

“Ini urat nadi kehidupan warga Guci. Jika dibiarkan lama, dampaknya akan meluas ke berbagai sektor,” tegas Sugono saat meninjau lokasi bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan Hj Sri Lestari, Minggu 25 Januari 2026.

BACA JUGA: Ironi Banjir Guci: Ratusan Kubik Kayu Gelondongan Terdampar di Pantai Larangan Tegal, Jadi Berkah Warga

BACA JUGA: Polres Tegal Siagakan Personel Pasca-Bencana Guci dan Bumijawa, Sarpras Dipastikan Siap

Jembatan Pancuran 13 menjadi sorotan utama karena merupakan penghubung penting antara Desa Guci (Bumijawa) dengan Dukuh Pekandangan, Desa Rembul (Bojong). Meski ada jalur alternatif, efektivitasnya jauh di bawah akses utama yang kini ambruk tersebut.

Gunakan Dana BTT dan Jembatan Bailey TNI

Sebagai langkah percepatan, Pemkab Tegal berencana menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membangun kembali Jembatan Pancuran 13.

Sementara itu, untuk akses di Curug Jedor, akan dipasang jembatan Bailey milik TNI sebagai solusi darurat agar aktivitas wisatawan dan warga bisa segera kembali normal.

“Kami berharap prosesnya dipercepat, jangan berlarut-larut. Warga menggantungkan hidup dari wisata,” tambah politikus PDI Perjuangan tersebut.

BACA JUGA: Kawasan Wisata Guci Tegal Tetap Buka, Tiket Masuk Digratiskan Selama Sepekan

BACA JUGA: Kawasan Wisata Guci Tegal Berstatus Tanggap Darurat, Jembatan Curug Jedor Ditutup Sementara

Soroti Isu Tiket Pancuran 13: "Wisata Seribu Tiket"

Selain infrastruktur, Sugono juga mengkritik keras tata kelola retribusi di Pancuran 13. Ia menyayangkan adanya pungutan tiket sebesar Rp27.000 per orang yang dikelola pihak ketiga, padahal sebelumnya akses tersebut gratis.

“Pancuran 13 itu ikon Guci. Sangat disayangkan jika sekarang dipatok tiket mahal tapi tidak masuk ke PAD Kabupaten Tegal. Jangan sampai Guci dicap sebagai tempat wisata seribu tiket yang membuat wisatawan kapok,” keluhnya.

Kategori :