Pemkab Pemalang Jamin Kebutuhan Dasar Korban Banjir Bandang dan Longsor

Senin 26-01-2026,11:00 WIB
Reporter : Cahyo Sasongko
Editor : Adi Mulyadi

PEMALANG, radartegal.com - Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi Dandim 0711, Kapolres, serta Ketua TP PKK Pemalang meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Minggu 25 Januari 2026. Dalam tinjauannya Bupati Anom menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin ketersediaan kebutuhan pangan serta sarana mandi, cuci, kakus (MCK) bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari.

"Siang ini bersama Forkopimda kami hadir untuk memastikan dan menjamin kebutuhan utama warga, seperti pangan, kamar mandi, MCK, dan kebutuhan lainnya terpenuhi," ujar Anom.

Bupati menjelaskan, Pemkab Pemalang juga akan berkoordinasi dengan Dandim 0711 terkait perbaikan infrastruktur, khususnya jembatan yang rusak akibat bencana.

"Untuk jembatan permanen sudah dilakukan survei. Mudah-mudahan dari Kodam bisa segera memberikan rekomendasi sehingga bisa segera dibangun," harapnya.

BACA JUGA:Pemprov Jateng Segera Lakukan Pemetaan Penyebab Banjir Bandang Pemalang

BACA JUGA:Penanganan Bencana di Pemalang, Pj Sekda: Dilakukan Maksimal dan Merata

Sementara itu, Camat Pulosari Arif Seno Aji menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Pemalang yang untuk kedua kalinya meninjau langsung wilayah terdampak bencana.

"Perhatian beliau (bupati) sangat luar biasa bagi kami dan masyarakat Pulosari," ucap Seno.

Ia menambahkan, saat ini telah mendirikan enam posko pengungsian yang tersebar di tiga lokasi, yakni Kantor Kecamatan Pulosari, Gedung NU Wanasari, dan wilayah Sawangan.

Selain itu, warga yang mengalami gangguan kesehatan juga telah mendapatkan perawatan di Puskesmas setempat.

BACA JUGA:Tanah Longsor di Watukumpul Pemalang, 2 Warga Dilaporkan Hilang

BACA JUGA:Peringatan Hari Jadi ke-451 Pemalang Berlangsung dalam Keprihatinan

Untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, pihaknya bersama Perhutani akan melakukan pengecekan wilayah hulu, termasuk kawasan Gunung Malang, Dipajaya, dan Bambangan.

"Kami pastikan tidak ada aliran atau bendungan di atas. Saat ini sedang dilakukan penelusuran dan hasilnya akan segera kami sampaikan," tambahnya.

Kategori :