Begitu kaki menapak di landasan Bukit Gantole, Anda akan disambut pemandangan menakjubkan: hamparan kebun teh hijau, udara sejuk pegunungan, dan langit biru membentang luas.
Setelah briefing singkat dan pengecekan alat, Anda bersama instruktur akan berlari beberapa langkah ke depan hingga angin mengangkat parasut.
BACA JUGA: Deretan Wisata Alam di Bogor yang Sejuk dan Asri yang Tiketnya Murah!
BACA JUGA: 6 Camilan Tradisional khas Bogor yang Namanya Unik tapi Nagih
Sensasinya sungguh luar biasa — campuran antara rasa takut, kagum, dan bahagia. Dari udara, Anda bisa melihat keindahan Gunung Gede Pangrango, Kebun Teh Cisarua, hingga area pemukiman di bawahnya.
Penerbangan berlangsung sekitar 10–15 menit, tergantung kondisi angin, sebelum akhirnya mendarat di lapangan luas di bawah bukit. Untuk keamanan, setiap peserta wajib mengenakan perlengkapan lengkap dan mengikuti instruksi dari pemandu.
Semua peralatan paralayang telah diuji secara berkala untuk memastikan kelayakannya. Selain itu, instruktur akan memastikan kondisi cuaca dan arah angin aman sebelum lepas landas.
Waktu Terbaik untuk Paralayang di Puncak
Waktu paling ideal untuk mencoba paralayang adalah antara bulan Mei hingga September, saat cuaca relatif cerah dan angin stabil. Pada musim penghujan, kegiatan ini biasanya dibatasi karena faktor keselamatan.
BACA JUGA: 5 Cafe yang Buka 24 Jam di Bogor, Cocok Jadi Spot Lembur Nih
BACA JUGA: 5 Wisata Adrenalin di Bogor Buat Pecinta Petualangan
Jika ingin mendapatkan pemandangan terbaik, datanglah pada pagi hari antara pukul 08.00–10.00 WIB, saat udara masih segar dan kabut tipis masih menyelimuti perbukitan.
Momen sore hari juga tak kalah indah, terutama menjelang matahari terbenam, di mana sinar jingga berpadu dengan hijau kebun teh menciptakan pemandangan yang memukau.
Tips untuk Pemula Sebelum Terbang
Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba, berikut beberapa tips agar pengalaman paralayang di Puncak lebih menyenangkan:
- Gunakan pakaian nyaman dan sepatu tertutup agar mudah berlari saat lepas landas.
- Hindari makan berat sebelum terbang untuk mencegah mual saat di udara.
- Datang lebih pagi untuk menghindari antrean panjang, terutama di akhir pekan.
- Pastikan kondisi tubuh fit, karena meskipun dilakukan tandem, aktivitas ini tetap membutuhkan keberanian dan fokus.
- Gunakan kamera action pribadi jika ingin mendapatkan angle terbaik, namun pastikan sudah diizinkan oleh operator.
BACA JUGA: 8 Destinasi Wisata di Bogor untuk Liburan Singkat Akhir Pekan
BACA JUGA: Jejak Kerajaan hingga Kemerdekaan, Ini 9 Rekomendasi Wisata Sejarah di Bogor
Menjadi Ikon Wisata Petualangan di Bogor
Kini, paralayang di Puncak Bogor bukan hanya olahraga ekstrem, tetapi juga menjadi ikon wisata petualangan yang banyak dicari wisatawan domestik maupun mancanegara.